Presiden AS Joe Biden saat merayakan Diwali di Gedung Putih, 24 Oktober 2022. (Brendan SMIALOWSKI / AFP)
Presiden AS Joe Biden saat merayakan Diwali di Gedung Putih, 24 Oktober 2022. (Brendan SMIALOWSKI / AFP)

Oops, Biden Salah Sebut Nama Rishi Sunak Jadi 'Rashid Sanook'

Medcom • 26 Oktober 2022 13:59
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjadi sorotan setelah salah mengucapkan nama Rishi Sunak, orang kulit berwarna pertama dari etnis Asia yang menjadi Perdana Menteri Inggris pada Selasa kemarin.
 
Berbicara di Gedung Putih, setelah Rishi Sunak dikonfirmasi menjadi pemimpin baru, Biden mengatakan bahwa 'Rashid Sanook' saat ini adalah perdana menteri Inggris.
 
Segera setelah salah ucap, Biden melanjutkan kata-kata pujiannya untuk Rishi Sunak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Luar biasa. Ini sebuah tonggak terobosan," ujar Biden memuji Rishi Sunak, seperti dikutip dari laman Newsweek, Rabu, 26 Oktober 2022.
 
Pernyataan itu disampaikan saat Biden menjadi tuan rumah perayaan Diwali di Ruang Timur Gedung Putih. Diwali merupakan festival cahaya bagi umat Hindu.
 
Sunak merupakan seorang penganut Hindu yang menggantikan Liz Truss sebagai PM Inggris pada Selasa pagi setelah dirinya bertemu Raja Charles III di Istana Buckingham. Kedua orang tua Sunak merupakan keturunan India yang pindah ke Inggris pada 1960-an.
 
Dalam pidato pertamanya kepada rakyat Inggris setelah menjadi perdana menteri, Rishi Sunak mengatakan bahwa pemerintah menghadapi keputusan sulit di tengah kekhawatiran pasar atas posisi fiskal di Inggris.
 
"Pemerintahan yang saya pimpin tidak akan meninggalkan generasi berikutnya, anak-anak dan cucu-cucu Anda, dengan utang yang harus diselesaikan karena kita terlalu lemah untuk membayar untuk diri kita sendiri," ujar Sunak.
 
Sementara itu, Truss mengumumkan bahwa dirinya akan mengundurkan diri pada 20 Oktober 2022 setelah kurang dari tujuh pekan menjabat. Hal ini menjadikannya sebagai perdana menteri dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah Inggris.
 
Kontes kepemimpinan yang menjadikan Rishi Sunak menjadi pemimpin Partai Konservatif (Tory) sekaligus PM Inggris berlangsung singkat. Ini dikarenakan dua saingannya, mantan perdana menteri Boris Johnson dan mantan menteri pertahanan Penny Mordaunt, mundur dari kontes. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)
 
Baca:  Biden-Sunak Teleponan, Sepakat Dukung Ukraina dan Lawan Tiongkok
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif