Menlu Inggris Liz Truss terus raih dukungan untuk jadi perdana menteri./AFP
Menlu Inggris Liz Truss terus raih dukungan untuk jadi perdana menteri./AFP

Liz Truss Terus Kebanjiran Dukungan Usai Calonkan Diri Jadi PM Inggris

Marcheilla Ariesta • 15 Juli 2022 20:25
London: Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss terus mendapatkan dukungan. Kali ini, mantan negosiator Brexit, David Frost juga memberikan dukungannya pada Truss.
 
Anggota parlemen Suella Braverman juga mendukungnya untuk maju menjadi perdana menteri berikutnya.
 
"Dia (Truss) memiliki ide dan energi yang tepat untuk menyampaikan ide-ide tersebut. Dia layak menjadi Perdana Menteri kita berikutnya untuk membawa negara kita maju dan saya akan mendukungnya," kata Frost, dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 15 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Braverman merupakan salah satu kandidat tersingkir dalam persaingan itu, dan beralih menyatakan dukungannya terhadap Truss. Braverman tersingkir dengan hasil akhir pemerolehan sebanyak 27 suara. 
 
Baca juga: Menlu Liz Truss Resmi Calonkan Diri sebagai PM Inggris
 
Begitu pula dengan anggota parlemen dari Partai Konservatif, Steve Barker, yang sebelumnya adalah pendukung Braverman. Ia akhirnya beralih mendukung Truss.
 
Partai Konservatif merupakan pantai yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sebelum ia mengundurkan diri pada 7 Juli 2022 lalu. Truss, Barker, dan Braverman merupakan segelintir nama-nama anggota dari partai yang berkuasa di Inggris itu.
 
Truss mengumpulkan 64 suara di putaran kedua pemilihan pemimpin Partai Konservatif. Namun, ia menempati urutan ketiga dalam pemilihan putaran kedua tersebut.
 
Mantan Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak berhasil menduduki peringkat pertama mayoritas suara terbanyak dengan pemerolehan sebanyak 101 suara. Menteri Perdagangan Penny Mordaunt menyusul di peringkat kedua tertinggi dengan 83 suara.
 
Sunak mendapatkan dukungan dari tokoh-tokoh partai terkemuka, antara lain Wakil Perdana Menteri Inggris Dominic Raab dan Menteri Transportasi Grant Shapps.
 
Sementara itu, pengumuman PM Inggris selanjutnya baru akan disampaikan 5 September mendatang.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif