Kebakaran hutan di Spanyol meluas./AFP
Kebakaran hutan di Spanyol meluas./AFP

Kebakaran Hutan Meluas, 1.500 Orang di Spanyol Terpaksa Tinggalkan Rumah

Marcheilla Ariesta • 15 Agustus 2022 07:24
Zaragoza: Sekitar 1.500 orang dari delapan desa di provinsi Zaragoza terpaksa meninggalkan rumah mereka. Kebakaran hutan besar di timur laut Spanyol melebar dengan cepat dalam semalam dan terbakar di luar kendali pada Minggu.
 
Javier Lamban, kepala pemerintah lokal Aragon, mengatakan, situasi kritis di kota Anon de Moncayo. Ia menambahkan, prioritas bagi 300 petugas pemadam kebakaran yang memerangi api adalah untuk melindungi kehidupan manusia dan desa.
 
"Kebakaran hutan dimulai pada Sabtu dan dengan cepat melebar hingga 50 kilometer dalam waktu kurang dari 24 jam," kata kepala hutan setempat, dilansir dari The National, Senin, 15 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diperkirakan hingga 8.000 hektar hutan telah terbakar. Mereka yang melarikan diri berlindung di tiga pusat olahraga di kota-kota terdekat.
 
Petugas pemadam kebakaran mengatakan, prospek untuk mengendalikan api tergantung pada cuaca, tetapi diprediksi angin kencang berhembus hingga 60 kilometer per jam.
 
Baca juga: Kebakaran Hutan Tak Terkendali di Spanyol dan Prancis, Ribuan Orang Dievakuasi
 
Kekeringan dan suhu yang sangat tinggi di Spanyol mengubah 2022 menjadi tahun terburuk dalam abad ini untuk kebakaran. Sejauh tahun ini, Kementerian Transisi Ekologi Spanyol telah mencatat 43 kebakaran hutan besar, yang telah membakar setidaknya 500 hektar.
 
Angka itu empat kali lipat jumlah tahun sebelumnya dan rekor untuk dekade terakhir. Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa mengatakan, 248.674 hektar telah terbakar dalam kebakaran hutan sepanjang tahun ini di Spanyol.
 
Jumlah tersebut hampir empat kali lipat rata-rata setahun penuh negara itu seluas 66.965 hektar sejak 2006, ketika pencatatan dimulai.
 
Sementara itu, kebakaran hutan yang berkobar lagi di selatan Prancis juga membuat 1.000 orang mengungsi saat hujan semalaman. Para pejabat mengatakan, hujan membuat kobaran api di tempat lain di negara itu terkendali.
 
Prancis dilanda kekeringan parah serta gelombang panas dan beberapa kebakaran hutan pada musim panas ini. Kebakaran yang berkobar sejak Senin pekan lalu di wilayah Aveyron selatan tampaknya terkendali dan padam pada Sabtu sore.
 
Namun, api tiba-tiba menyala kembali, membakar 500 hektar lagi di sana. Setidaknya 1.000 orang dipindahkan dari desa Mostuejoul dekat kota Millau dan enam dusun terdekat.
 
Sekitar 3.000 orang telah dipindahkan ke tempat yang aman karena kebakaran, tetapi diizinkan kembali ketika tampaknya sudah terkendali. Tidak ada korban yang dilaporkan sejauh ini dari kobaran api, yang telah menghanguskan 1.260 hektare sejauh ini.
 
Seorang pria lokal sedang diselidiki karena secara tidak sengaja menyalakan api ketika bagian logam dari trailernya menyentuh jalan, mengirimkan percikan api yang menyulut vegetasi kering.
 
Untuk membatasi risiko semacam itu di Prancis timur, polisi mengatakan bahwa mereka melarang masuk semua kecuali penduduk di sebagian besar hutan di wilayah Bas-Rhin dekat perbatasan Jerman.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif