Dubes Anita Luhulima serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Polandia Andrej Duda./KBRI Warsawa
Dubes Anita Luhulima serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Polandia Andrej Duda./KBRI Warsawa

Serahkan Surat Kepercayaan, Dubes RI Minta Dukungan Polandia untuk Presidensi di G20

Marcheilla Ariesta • 24 Februari 2022 06:34
Warsawa: Duta Besar RI untuk Polandia Anita Luhulima menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Republik Polandia, Andrzej Duda pada Selasa, 22 Februari 2022. Dubes Anita menyampaikan komitmennya untuk mempererat kerja sama Indonesia dan Polandia ke depannya.
 
"Dubes Anita menyampaikan kesiapan pelaksanaan tugas sebagai Duta Besar RI untuk Polandia serta sampaikan komitmen penguatan kerja sama potensial di berbagai sektor," kata keterangan KBRI Warsawa, Rabu, 23 Februari 2022.
 
"Ini termasuk di bidang ekonomi dan pertahanan serta kerja sama multilateral, di mana Indonesia dan Polandia merupakan dua negara besar dan memiliki peranan penting di kawasan masing-masing, serta posisi penting kedua negara di PBB," lanjut mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anita juga meminta dukungan Polandia atas keketuaan Indonesia di G20 tahun ini. Ada tiga sektor prioritas utama Indonesia selama keketuaan di G20, yakni penguatan arsitektur kesehatan global, transformasi digital dan transisi energi.
 
Baca juga: Polandia Inginkan Banyak Warga Indonesia Berkunjung
 
Presiden Andrzej Duda menyambut baik penunjukkan Dubes RI dan menyampaikan penghargaan terhadap kerja sama bilateral RI-Polandia yang telah terjalin sejauh ini dengan sangat baik serta peran aktif Indonesia di tataran global. 
 
Secara khusus Presiden menyampaikan harapan untuk memaksimalkan potensi kerja sama bilateral yang dapat dikembangkan lebih jauh, khususnya di bidang ekonomi dan hubungan antarmasyarakat.
 
Selain Indonesia, pada hari yang sama juga dilakukan prosesi penyerahan surat kepercayaan oleh Kepala Perwakilan negara lainnya, yaitu Korea Selatan, Meksiko dan Amerika Serikat.
 
Duta Besar Anita Luhulima merupakan seorang diplomat karier yang telah bergabung dengan Kementerian Luar Negeri selama 29 tahun. Sebelum sebagai Duta Besar, beliau merupakan Sekretaris Direktorat Jenderal Multilateral, Kementerian Luar Negeri.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif