Masyarakat Ekuador berbelanja untuk keperluan sehari-hari saat di rumah saja. (Foto: AFP).
Masyarakat Ekuador berbelanja untuk keperluan sehari-hari saat di rumah saja. (Foto: AFP).

Pesan Dubes RI di Ekuador untuk Masyarakat Indonesia Hadapi Covid-19

Marcheilla Ariesta • 20 April 2020 20:20
Quito: Pemerintah Ekuador menerapkan penguncian penuh untuk mencegah semakin bertambahnya pasien yang terinfeksi virus korona (covid-19). Namun, masih banyak masyarakat yang 'bandel' dan tidak mengindahkan peraturan pemerintah tersebut yang mengakibatkan semakin banyaknya pasien covid-19.
 
Duta Besar RI untuk Ekuador Diennaryati Tjokrosuprihartono menyarankan agar semua masyarakat di seluruh dunia, terutama di Indonesia untuk menaati peraturan pemerintah.
 
"Betul-betul harus mengikuti anjuran pemerintah. Stay at home, olahraga, berjemur sinar matahari, gunakan masker dan sarung tangan saat di luar rumah dan langsung dilepas begitu tiba di rumah," kata Dubes Dienna dalam wawancara dengan Metro TV, Senin 20 April 2020.

Dia menceritakan di Ekuador sebenarnya sudah diterapkan penguncian total. Namun, masyarakat ekonomi menengah ke bawah tidak bisa ditahan untuk tak keluar rumah karena pencarian sehari-hari mereka.
 
Selain itu, banyak anak muda yang percaya kalau mereka tidak akan terjangkit covid-19. "Padahal enggak juga," tutur Dubes Dienna.
 
Namun, pemerintah Ekuador cukup ketat untuk menerapkan lockdown ini. Kendaraan umum seperti bus kota tidak bisa melintas begitu saja.
 
Bahkan mobil pribadi hanya boleh keluar seminggu sekali. Itu pun tergantung nomor polisi karena mereka menerapkan sistem ganjil-genap seperti Indonesia.
 
"Jadi kita betul-betul tidak bisa melakukan aktivitas. Social distancing sangat kuat di sini," serunya.
 
Begitu pun warga tidak bisa keluar kota, apalagi ke luar negeri. Pasalnya tidak ada penerbangan yang diperbolehkan beroperasi.
 
"Hanya humanitary airlines saja yang disewa kedutaan-kedutaan untuk memulangkan warganya kembali ke negara masing-masing. Itu yang masih bisa sesuai dengan izin," ungkapnya.
 
Per hari ini, 20 April 2020, jumlah pasien terinfeksi covid-19 di Ekuador mencapai 9.468 orang. Jumlah kematian di negara itu mencapai 474 jiwa.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan