Polisi pembunuh George Floyd, Derek Chauvin, terancam 40 tahun penjara. (Foto: AFP).
Polisi pembunuh George Floyd, Derek Chauvin, terancam 40 tahun penjara. (Foto: AFP).

Polisi Pembunuh George Floyd Terancam Dipenjara 40 Tahun

Internasional Kematian George Floyd
Marcheilla Ariesta • 05 Juni 2020 19:42
Minnesota: Derek Chauvin, polisi yang membunuh George Floyd terancam dipenjara selama 40 tahun. Usai kematian Floyd dikonfirmasi, Chauvin yang didakwa dengan pembunuhan tingkat dua dan dipecat dari jabatannya.
 
Awalnya Chauvin disangka dengan pasal pembunuhan tingkat tiga. Namun begitu hasil kematian Floyd dinyatakan sebagai pembunuhan, sangkaannya diperberat menjadi pembunuhan tingkat dua dengan ancaman penjara 40 tahun.
 
Laman CNN, Jumat 5 Juni 2020 melaporkan, Chauvin sudah bekerja sebagai polisi Minneapolis selama 18 tahun. Selama itu, dia menerima 18 laporan keluhan, dengan dua diantaranya terkait kedisiplinan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Organisasi non-profit pemerhati kinerja aparat penegak hukum, Communities Against Police Brutality, dua teguran lisan yang diterima Chauvin itu berkaitan dengan 'bahasa yang tidak pantas'.
 
Sedangkan ada satu keluhan yang menyebutkan Chauvin pernah menyeret seorang perempuan dari mobilnya karena mengemudi melebihi batas kecepatan. Insiden itu terjadi pada 2007.
 
Saat ini, akibat perbuatan Chauvin kepada Floyd, warga Amerika Serikat marah dan melakukan protes di jalan. Mereka protes menuntut keadilan dan menentang rasisme yang masih kerap terjadi di Negeri Paman Sam.
 
Kemarahan warga muncul setelah video penangkapan Floyd tersebar di media sosial dan menjadi viral. Dalam video tersebut, Chauvin menjatuhkan badan Floyd ke aspal dan menekan lehernya dengan lutut.
 
Floyd ditangkap oleh Chauvin setelah dilaporkan membeli sebungkus rokok menggunakan uang pecahan USD20 palsu di Minneapolis. Pria 46 tahun itu meninggal pada 25 Mei lalu karena kehabisan napas akibat tercekik lutut selama delapan menit 46 detik.
 
"Saya tidak bisa bernapas," kata Floyd dalam video tersebut.
 
Kemudian kata-kata itu menjadi yang terakhir keluar dari mulutnya. Pasalnya dia tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif