Menlu AS Antony Blinken saat berada di London, Inggris pada 4 Mei 2021. (Ben STANSALL / AFP / POOL)
Menlu AS Antony Blinken saat berada di London, Inggris pada 4 Mei 2021. (Ben STANSALL / AFP / POOL)

Perlihatkan Dukungan Penuh, Blinken Kunjungi Ukraina Rabu Ini

Internasional Amerika Serikat ukraina Rusia-Ukraina Antony Blinken
Willy Haryono • 05 Mei 2021 11:20
Kiev: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken dijadwalkan mengunjungi Ukraina pada Rabu ini, 5 Mei 2021, sebagai bentuk dukungan penuh Washington terhadap Kiev. Kunjungan dilakukan setelah Rusia sempat meningkatkan jumlah pasukan di sekitar perbatasan Ukraina, sebelum akhirnya ditarik kembali.
 
"Kunjungan Menlu Antony Blinken adalah bentuk dukungan penuh tak tergoyahkan dari AS terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina di tengah agresi Rusia," ucap juru bicara Kemenlu AS Ned Price, dikutip dari laman Radio Free Europe Radio Liberty.
 
Peningkatan jumlah pasukan Rusia dekat perbatasan utara dan timur meningkatkan kekhawatiran Ukraina, AS, dan juga NATO. Tingginya jumlah pasukan dikhawatirkan dapat memicu konflik terbuka antar kedua negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Konflik di perbatasan dipicu gerakan separatisme warga Ukraina yang pro terhadap Rusia. Ukraina dan para mitranya menuduh Rusia sengaja mendukung dan mempersenjatai para separatis tersebut.
 
Selain di area perbatasan, Rusia juga terpantau meningkatkan jumlah pasukannya di Krimea, wilayah Ukraina yang dianeksasi Moskow pada 2014.
 
Pada 23 April lalu, Rusia mengumumkan penarikan pasukan dari area perbatasan. Ukraina merasa sedikit lega usai mendengar kabar tersebut.
 
Pekan kemarin, militer Rusia mengatakan bahwa sebagian besar pasukannya sudah mundur dari perbatasan dan kembali ke pangkalan masing-masing.
 
Baca:  Rusia Akhiri Latihan Militer Besar-besaran di Dekat Ukraina
 
Philip Reeker, diplomat AS untuk Eropa, mengatakan kepada awak media bahwa Washington akan terus memonitor situasi di perbatasan Rusia-Ukraina.
 
"Kami sudah menetapkan sikap dengan jelas bahwa pemerintah Rusia harus menahan diri dari aksi yang dapat meningkatkan ketegangan. Rusia juga diminta untuk menghentikan aktivitas agresif di sekitar Ukraina," tegas Reeker.
 
Saat tiba di Kiev nanti, Blinken akan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Nantinya kedua tokoh akan membicarakan berbagai hal, termasuk kerja sama dalam memberantas korupsi di sektor energi Ukraina.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif