Capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden. (AFP)
Capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden. (AFP)

Biden Sarankan Debat Kedua Dibatalkan Jika Trump Masih Sakit

Internasional amerika serikat Virus Korona joe biden donald trump Pilpres AS 2020
Willy Haryono • 07 Oktober 2020 09:57
Washington: Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengatakan bahwa acara debat kedua sebaiknya dibatalkan jika Presiden AS Donald Trump masih dinyatakan positif virus korona (covid-19). Sebelumnya, Biden mengatakan bahwa jadi tidaknya acara debat tergantung dari pendapat para ahli.
 
"Menurut saya kalau dia masih terinfeksi covid, sebaiknya tidak perlu ada debat," kata Biden kepada awak media dalam acara kampanye di Hagerstown, Maryland pada Selasa, 6 Oktober.
 
Dikutip dari laman RT pada Rabu, 7 Oktober 2020, Biden sebelumnya mengaku mengantisipasi acara debat kedua pada 15 Oktober mendatang, yang dinilai harus digelar dengan menerapkan "protokol (kesehatan) yang sangat ketat."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Trump dan istrinya, Melania, mengumumkan terinfeksi covid-19 pada Jumat pagi. Di hari yang sama, ia diterbangkan ke rumah sakit Walter Reed National Military Medical Center. Memasuki hari Senin, Trump keluar rumah sakit dan pulang ke Gedung Putih.
 
Ia pernah berkata bahwa dirinya "merasa baik" dan "siap berdebat" untuk kali kedua dengan Biden. Tim kampanye Trump juga mengonfirmasi sang presiden berniat mengikuti debat kedua.
 
Sejumlah pengamat, termasuk beberapa tokoh media, merekomendasikan agar debat capres dan cawapres AS digelar secara virtual untuk menghindari risiko penularan covid-19. Namun, kandidat dari Partai Demokrat dan Partai Republik sama-sama menolak wacana tersebut.
 
Menurut panduan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), pasien covid-19 dengan gejala "ringan hingga sedang" masih bersifat menular selama sekitar 10 hari. Jika sesuai panduan tersebut, Trump seharusnya sudah aman untuk mengikuti debat pada 15 Oktober mendatang.
 
Masih dari panduan CDC, pasien covid-19 biasanya masih bersifat menular hingga 20 hari jika memperlihatkan gejala-gejala berat atau berada dalam kondisi kritis.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif