Warga London, Ontario, Kanada, berunjuk rasa mengecam kejahatan bermotif kebencian pada Selasa, 8 Juni 2021. (Nicole OSBORNE / AFP)
Warga London, Ontario, Kanada, berunjuk rasa mengecam kejahatan bermotif kebencian pada Selasa, 8 Juni 2021. (Nicole OSBORNE / AFP)

WNI di Kanada Diminta Waspada usai Serangan yang Tewaskan Keluarga Muslim

Internasional terorisme ujaran kebencian kanada
Marcheilla Ariesta • 09 Juni 2021 13:40
Ottawa: Serangan truk yang menewaskan empat orang dari satu keluarga Muslim di Kanada mengejutkan banyak pihak, tak terkecuali KBRI Ottawa. Usai kejadian, KBRI Ottawa langsung berkoordinasi dengan beberapa simpul warga negara Indonesia (WNI) di Kanada.
 
"Setelah polisi menyatakan bahwa kejadian di London tersebut adalah hate crime (kejahatan kebencian) pada komunitas Muslim, kami telah berbicara dan berkoordinasi dengan beberapa simpul masyarakat, misalnya kelompok pengajian di beberapa kota seperti Ottawa, Montreal, dan sekitarnya," kata Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Ottawa, Iwan Nur Hidayat kepada Medcom.id, Rabu, 9 Juni 2021.
 
Iwan menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan KJRI Toronto dan KJRI Vancouver untuk melakukan diseminasi informasi mengenai hal tersebut kepada semua WNI di wilayah masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Secara khusus, KBRI Ottawa, KJRI Toronto dan KJRI Vancouver telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat Indonesia di Kanada, termasuk melalui media sosial," imbuhnya.
 
Imbauan yang diberikan adalah agar WNI selalu waspada di segala kegiatan. Ia menambahkan, sejauh ini pihak kedutaan belum pernah menerima keluhan dari WNI Muslim di Kanada terkait kejahatan kebencian di London, Ontario.
 
"Tapi kami perlu waspada terhadap berbagai kemungkinan hal-hal yang mengancam WNI di Kanada," seru Iwan.
 
Kejahatan kebencian terhadap Muslim di Kanada bukan sekali ini saja terjadi. Meski demikian, Iwan mengatakan hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban.
 
Sebanyak empat orang dari satu keluarga Muslim dalam sebuah serangan yang melibatkan truk di Kanada. Menurut Kepolisian Kanada, serangan ini merupakan kejahatan yang "direncanakan."
 
Serangan terjadi di kota London, provinsi Ontario. Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun, satu-satunya korban selamat, sedang dirawat di rumah sakit atas luka yang cukup serius.
 
Kepolisian Kanada dan juga Perdana Menteri Justin Trudeau menyebut aksi serangan tersebut bermotif kebencian. Tersangka bernama Nathaniel Veltman telah dikenai empat dakwaan pembunuhan dan satu pasal percobaan pembunuhan.
 
Menurut Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM), tersangka seharusnya juga dikenai dakwaan terorisme.
 
Baca:  PM Pakistan Kutuk Pembunuhan Satu Keluarga Muslim di Kanada
 
"Seorang pria naik ke kendaraannya, kemudian melihat satu keluarga Muslim sedang berjalan di trotoar, dan memutuskan bahwa mereka tidak layak untuk hidup," kata CEO NCCM, Mustafa Farooq.
 
"Pelaku tidak mengenal mereka. Ini adalah serangan teroris di tanah Kanada, dan harus diperlakukan seperti itu," sambungnya.
 
Truk yang dikemudikan Veltman diketahui menaiki trotoar, menabrak satu keluarga Muslim, dan meninggalkan lokasi dalam kecepatan tinggi.
 
Veltman dijadwalkan hadir dalam persidangan di pengadilan Ontario pada Kamis mendatang setelah ditahan polisi pada Senin kemarin.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif