Mendagri Prancis Gerald Darmanin kunjungi lokasi paling terkena dampak badai./AFP
Mendagri Prancis Gerald Darmanin kunjungi lokasi paling terkena dampak badai./AFP

Prancis Dihempas Badai Tak Terduga, 6 Orang Tewas

Marcheilla Ariesta • 19 Agustus 2022 10:04
Paris: Badai dahsyat dan tak terduga menghantam Pulau Corsica di Mediterania, Prancis pada Kamis, 18 Agustus kemarin. Badai ini menewaskan sedikitnya enam orang termasuk seorang gadis remaja.
 
Para ahli meteorologi memperkirakan cuaca buruk akan datang. Hujan es, hujan lebat dan angin kencang dengan kecepatan 224 kilometer/jam menyapu pulau itu pada pagi hari.  Sebanyak dua dari korban tewas ketika pohon tumbang di tempat perkemahan.
 
"Badai yang terbentuk di laut akan mempengaruhi sebagian besar pantai Corsica barat sepanjang malam dari Kamis hingga Jumat," kata peramal Meteo France, dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 19 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, dia telah mengadakan pertemuan darurat pemerintah melalui konferensi video pada Kamis malam untuk menanggapi krisis.
 
Mengunjungi Corsica, Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengatakan bahwa pada satu titik sekitar 350 orang telah dilaporkan hilang karena kapal pesiar terbalik atau terombang-ambing. Namun dia segera  menambahkan, mereka semua ditemukan hidup dan sehat.
 
Saksi mata menuturkan, badai pagi yang menghancurkan tempat perkemahan, menunda kereta api dan menumbangkan pohon, belum pernah mereka lihat sebelumnya di pulau itu.
 
"Kami belum pernah melihat badai besar seperti ini, Anda akan mengira itu adalah badai tropis," kata Cedric Boell, manajer restoran Les Gones Corses di Corsica utara, yang melihat dua kapal pesiar terlempar ke bebatuan di dekatnya.
 
Baca juga: Banjir Bandang di Tiongkok Tewaskan 16 Warga
 
Yolhan Niveau (24) seorang fotografer satwa liar yang tinggal di sebuah perkemahan dekat San-Nicolao di timur laut pulau itu, mengatakan badai telah menghancurkan situs itu, menumbangkan pohon dan merusak rumah mobil.
 
"Tidak ada peringatan. Saya tidak merasa takut hanya keheranan. Tidak ada yang mengharapkan ini," kata Niveau.
 
Di Italia tengah, dua orang tewas tertimpa pohon tumbang saat badai dahsyat menerjang beberapa daerah.
 
Badai mengamuk karena banyak daerah di Prancis - yang telah dilanda gelombang panas dan kekeringan parah - mengalami lebih banyak hujan dalam beberapa jam daripada gabungan beberapa bulan terakhir.
 
Di Korsika selatan, seorang gadis 13 tahun meninggal ketika sebuah pohon tumbang di sebuah perkemahan, seorang wanita 72 tahun juga tewas ketika mobilnya dihantam oleh atap gubuk pantai.
 
Sementara itu, seorang pria Prancis berusia 46 tahun tewas ketika sebuah pohon tumbang di sebuah bungalo perkemahan di utara. "Seorang perempuan Italia berusia 23 tahun terluka di lokasi yang sama dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis," kata pihak berwenang.
 
Seorang nelayan dan seseorang yang sedang bermain kano juga tewas. Menteri Dalam Negeri Darmanin tidak memberikan rincian tentang kematian keenam.
 
Meteo France, yang mengatakan bahwa lokasi pasti badai sulit diprediksi, belum memberikan peringatan sebelumnya. Mereka mengeluarkan peringatan dengan "efek langsung" ketika angin kencang mulai menghantam pulau itu.
 
Di daratan Prancis, rumah dibiarkan tanpa listrik setelah badai menghantam wilayah Loire dan Ain selatan, sementara pada Rabu malam di Marseille, jalan-jalan dibanjiri dan aliran air mengalir di tangga di kota pelabuhan.
 
Sementara itu, jauh ke wilayah utara, kekeringan meninggalkan sungai Loire begitu dangkal sehingga bahkan tongkang turis hampir tidak dapat berlayar di atasnya.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif