Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kutuk serangan di Gedung Capitol oleh massa pendukung Trump. Foto: AFP
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kutuk serangan di Gedung Capitol oleh massa pendukung Trump. Foto: AFP

Dilantik, Presiden Biden Kutuk Pendukung Trump yang Serbu Capitol

Internasional amerika serikat joe biden Pelantikan Joe Biden
Fajar Nugraha • 21 Januari 2021 01:16
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengutuk para perusuh di Gedung Capitol yang menyerbut pada 6 Januari lalu. Dalam pidato pertama usai dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika, Biden menegaskan hal serupa tidak akan pernah terjadi lagi.
 
Serangan massa pendukung Trump ke Gedung Capitol itu terjadi ketika senat sedang mengesahkan kemenangan Biden dalam pemilihan presiden.
 
“Itu tidak terjadi. Itu tidak akan terjadi: tidak hari ini, tidak besok, tidak selamanya,” kata Presiden Biden, seperti dikutip CNN, Rabu 20 Januari waktu AS atau Kamis 21 Januari 2021 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Joe Biden Resmi Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat.
 
Biden juga berjanji untuk menjadi "presiden untuk semua orang Amerika," termasuk mereka yang tidak mendukungnya. Dirinya menyerukan bangsa Amerika untuk membuat awal yang baru hari ini.
 
“Kita harus menolak budaya di mana fakta itu sendiri dimanipulasi dan bahkan dibuat-buat,” tegas Biden.
 
Bagi Presiden tertua AS itu, persatuan adalah satu-satunya jalan maju yang berhasil bagi negara.
 
“Saya tahu berbicara tentang persatuan bisa terdengar seperti fantasi bodoh hari ini. Saya tahu kekuatan yang memisahkan kita sangat dalam dan nyata. Saya juga tahu itu bukan barang baru,” ucap Presiden dalam pidato pengukuhannya.
 
“Persatuan adalah jalan ke depan,” tegasnya.
 
Baca: Biden Puji Pendahulunya, Tetapi Tidak Sebut Nama Trump.
 
Tidak lupa Biden mendeskripsikan sejarah Amerika sebagai "perjuangan terus-menerus" antara cita-cita yang dianut negara itu dan realitas yang hidup.
 
Presiden kemudian menunjuk Kamala Harris yang dilantik sebagai wakil presiden sebagai indikasi seberapa besar perubahan positif yang bisa dicapai bangsa.
 
“Jangan beri tahu saya bahwa hal-hal tidak bisa berubah,” pungkas Biden.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif