Sejumlah pihak menilai, kasus covid-19 di Meksiko melonjak tajam karena pemerintah kurang memberlakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, meningkatkan kapasitas tes, dan melacak kontak dari individu yang mungkin terjangkit covid-19.
Wakil Menteri Kesehatan Meksiko Hugo Lopez-Gatell pernah berkata bahwa peningkatan kapasitas tes covid-19 hanya "membuang-buang waktu, tenaga, dan uang."
Mengenai masker wajah, Lopez-Gatell mengatakan bahwa alat tersebut berguna untuk mencegah penyebaran virus. "Tapi masker tidak melindungi kita, tapi berguna untuk melindungi orang lain," ungkapnya, dilansir dari laman nzherald.co.nz pada Minggu, 15 November 2020.
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador hampir tidak pernah terlihat memakai masker selama berlangsungnya pandemi covid-19. Sementara Lopez-Gatell terlihat memakai masker dalam beberapa kesempatan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pakar kesehatan dari banyak negara merekomendasikan penggunaan masker untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. WHO juga merekomendasikan peningkatan kapasitas tes covid-19 sebagai "tulang punggung" dalam perang melawan virus tersebut.
Jose Narro, mantan Menteri Kesehatan Meksiko, mengkritik pendekatan pemerintah dalam menangani covid-19. "Mei lalu, kita telah mulai mendapatkan bukti empiris mengenai pentingnya memakai masker dan meningkatkan kapasitas tes," ucapnya.
"Apa yang bisa saya bilang adalah, strategi (pemerintah) tidak fleksibel dalam menerima gelombang informasi terbaru mengenai penyakit ini," pungkas Narro.
Baca: Antisipasi Covid-19, Meksiko Kosongkan Pusat Imigran
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News