Prof. Dr. KH. M. Quraish Shihab berbicara secara daring kepada para WNI di AS. (KJRI San Francisco)
Prof. Dr. KH. M. Quraish Shihab berbicara secara daring kepada para WNI di AS. (KJRI San Francisco)

Quraish Shihab Sampaikan Pesan 'Pencerah Kehidupan' kepada WNI di AS

Internasional Amerika Serikat alquran indonesia-as wni quraish shihab KJRI San Francisco
Willy Haryono • 18 April 2022 13:28
San Francisco: Ulama yang juga merupakan cendikiawan muslim Indonesia, Prof. Dr. KH. M. Quraish Shihab, mengingatkan pentingnya umat Islam untuk selalu menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup. "Al Quran sebagai wahyu Tuhan akan mendatangkan ketenangan hati bagi orang yang membacanya," jelas Quraish Shihab.
 
Hal tersebut disampaikannya dalam acara kajian rohani secara daring dalam Kabar (Kajian Bareng) Ramadhan Volume 5, program kolaboratif KJRI San Francisco dan KJRI Los Angeles, yang dihadiri ratusan warga Indonesia di Amerika Serikat (AS) serta beberapa negara lain seperti Arab Saudi dan Jepang pada Sabtu, 16 April.
 
Quraish Shihab menyampaikan beberapa pesan penting mengenai tujuan turunnya Al-Quran sebagai petunjuk hidup, way of life, yang akan menjamin kebahagiaan hidup bagi yang meyakininya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam Al-Quran terdapat kandungan berbagai cara untuk mencapai tujuan tersebut, di antaranya ajakan Tuhan kepada manusia untuk memperhatikan alam semesta, mempelajari tentang dirinya sebagai manusia, menguraikan berbagai peristiwa sejarah untuk pembelajaran ke depan, serta memberikan berbagai janji dan ancaman sebagai konsekuensi perilaku manusia di dunia.
 
"Al-Quran memberikan petunjuk dalam berbagai persoalan serta meletakkan tuntunan dasar bagi persoalan itu dan Muhammad SAW sebagai Rasul yang diutus-Nya memberikan penjabaran lebih lanjut untuk melengkapi apa yang disampaikan Tuhan dalam Al Quran," ucapnya, dalam keterangan tertulis KJRI San Francisco yang diterima Medcom.id, Senin, 18 April 2022.
 
Dalam mempelajari kandungan Al-Quran, keseimbangan penggunaan akal dan hati sangat penting. "Perlu akal yang cerdas dan hati yang tajam untuk mengenai Allah sebagai Maha Pencipta dan yang menurunkan Al Quran," Quraish Shihab lebih lanjut menjelaskan. Namun, ia juga mengingatkan semua orang untuk menggunakan keduanya sesuai proporsi.
 
"Beri sedikit rasa saat kita gunakan akal agar tidak menjadi arogan, dan sebaliknya, beri sedikit akal saat kita gunakan hati agar tidak menjadi tersesat," tambahnya, saat menjelaskan salah satu karunia terbaik Allah bagi manusia adalah akal dan hati. Kedua karunia tersebut merupakan sarana untuk mengenal Allah melalui berbagai ciptaan-Nya yang dijelaskan dalam banyak kandungan Al Quran.
 
Acara tausyiah yang disampaikan Quraish Shihab berlangsung menarik dan sangat interaktif. Terutama ketika banyak peserta mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan keyakinan akan kebenaran Al Quran serta hubungannya dengan kitab agama lain dan hubungan antar-umat beragama. Meski Al Quran mengajarkan kebenaran bagi umatnya, Quraish Shihab mengingatkan umat Islam untuk tetap mengedepankan toleransi kepada pemeluk agama lain. 
 
Bersikap toleran berarti tetap teguh pada akidah dan ibadah sendiri namun tetap menjalin hubungan baik, menjaga perdamaian, kerukunan, dan keharmonisan dalam hubungan antar-umat beragama dan antar-manusia. Hal itu, menurut Quraish Shihab sejalan dengan tuntunan Allah dalam satu firman-Nya, ‘Bagimu agamamu, dan bagiku agamaku’ (QS. Al-Kafirun ayat 6).
 
Kegiatan Kabar Ramadhan tersebut mengangkat tema Al Quran sebagai pencerah kehidupan seiring dengan peringatan turunnya Al Quran (nuzul Qur an) di bulan Ramadhan yang penuh dengan berbagai keunggulan. Menurut Konjen RI San Francisco, Prasetyo Hadi, momentum turunnya Al Quran penting bagi umat Islam untuk semakin mempelajari dan mendalami kesempurnaan kandungan Al Quran baik dalam konteks penguatan akidah, pendalaman pemahaman syariah dan ibadah, maupun muamalah. 
 
Konsul Pensosbud KJRI San Francisco, Mahmudin Nur Al-Gozaly, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, kajian rohani dalam bentuk tausyiah virtual ini merupakan bagian dari upaya bersama KJRI San Francisco dan KJRI Los Angeles untuk mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan yang dapat mengjangkau luas ke seluruh warga Indonesia terutama umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa baik di Amerika Serikat maupun tanah air.
 
Baca:  Quraish Shihab Terima Bintang Kehormatan dari Pemerintah Mesir
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif