Solomon Pena pernah dihukum atas 19 kejahatan. (Roberto E. Rosales/The Albuquerque Journal)
Solomon Pena pernah dihukum atas 19 kejahatan. (Roberto E. Rosales/The Albuquerque Journal)

Caleg Gagal Partai Republik Dalangi Penembakan terhadap 4 Pejabat Demokrat

Medcom • 18 Januari 2023 16:49
New Mexico: Solomon Pena, politikus Partai Republik yang kalah dalam perebutan kursi Dewan Perwakilan Rakyat di negara bagian New Meksiko, Amerika Serikat (AS), dituduh telah membayar sejumlah orang untuk menembak empat politisi Partai Demokrat di kediaman mereka. 
 
Berdasarkan catatan kepolisian AS, Pena menargetkan para penembak untuk melakukan aksinya pada malam hari serta "membidik lebih rendah" ke bagian tubuh bawah untuk meningkatkan kemungkinan cedera atau kematian.
 
Melansir dari laman TRT World, Rabu, 18 Januari 2022, Pena dituduh mendalangi serangan terhadap dua komisaris daerah dan dua legislator negara bagian dari Partai Demokrat di kota Albuquerque, New Meksiko. Sebelumnya, Pena pernah mengunjungi rumah mereka untuk menentang kekalahannya dalam pemilu paruh waktu pada November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wali Kota Albuquerque, Tim Keller, menggambarkan Pena sebagai "penyangkal pemilu radikal sayap kanan."
 
Dari hasil pemeriksaan, tidak ada yang terluka dalam penembakan tersebut, yang terjadi setelah berlangsungnya argumen panas antar Pena dan kandidat Demokrat. Kala itu, Pena menunjukkan beberapa dokumen untuk mendukung klaim telah terjadinya penipuan yang membuatnya kalah 47 poin dalam pemilu paruh waktu.
 
Menurut pengaduan pidana, serangan terjadi di rumah senator Linda Lopez pada 3 Januari 2023. Putrinya yang berusia 10 tahun terbangun dan merasakan debu berjatuhan di wajahnya karena peluru menembus dinding kamar tidur bocah tersebut.
 
"Solomon ingin mereka membidik lebih rendah dan menembak sekitar pukul 20.00 malam karena penghuni rumah kemungkinan besar belum tidur," kata pengaduan kriminal itu, mengutip dari sumber yang tidak disebutkan namanya.
 
Masih berdasarkan pengaduan, para penembak mengarahkan senjata mereka ke sudut yang cukup tinggi dalam tiga serangan sebelumya. Namun, ketika mendengar instruksi Pena untuk membidik lebih rendah, mereka sempat "gugup" karena khawatir aksi mereka dapat berujung pada "cedera atau bahkan kematian."
 
Setelah melalui proses penyelidikan, Pena akhir ditangkap pada Senin kemarin. Polisi juga mengatakan para penyerang yang disewa Pena sedang bekerja sama dengan tim penyelidik.

Catatan kriminal Pena

Menurut surat kabar Santa Fe New Mexico, Pena pernah dihukum atas 19 kejahatan, termasuk perampokan. Ia juga pernah dipenjara sekitar tujuh tahun.
 
Di media sosial Twitter, Pena pernah mengunggah foto dirinya pada 15 November dengan kaus bertuliskan "Make America Great Again" dan bendera "Trump 2024." Ia juga menulis via Twitter bahwa dirinya satu suara dengan mantan presiden Donald Trump, yang tidak mengakui kekalahannya dari Joe Biden dalam pemilu 2020.
 
Selain itu, Pena juga mendukung teori-teori konspirasi palsu yang disebarkan penyangkal pemilu terkemuka di New Mexico, David Clements. Banyak dari teori tersebut mendukung klaim tak berdasar bahwa Trump kalah karena dicurangi.
 
Clements sejauh ini belum berkomentar mengenai hubungannya dengan Pena. (Jessica Gracia)
 
Baca juga:  Politikus Partai Demokrat Salahkan Gubernur Texas Terkait Penembakan Massal
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif