Serangan Rusia kini dialihkan ke Lviv, Ukraina. Foto: AFP
Serangan Rusia kini dialihkan ke Lviv, Ukraina. Foto: AFP

Serangan Rusia di Lviv Tewaskan Tujuh Warga Sipil

Internasional ukraina rusia Rusia-Ukraina Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 19 April 2022 06:58
Lviv: Ukraina mengatakan bahwa serangan baru Rusia yang diantisipasi di timur menewaskan tujuh orang di Lviv. Ini adalah korban sipil pertama di kota barat sekitar 60 km dari Polandia.
 
Pejabat Ukraina mengatakan, penembakan Rusia menewaskan empat orang di wilayah Donetsk timur pada Senin 18 April 2022. Sementara seorang pria dan seorang wanita tewas di Kharkiv ketika peluru menghantam taman bermain di dekat sebuah bangunan perumahan.
 
Baca: Zelensky Umumkan Rusia Sudah Lancarkan Serangan Skala Penuh di Timur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dalam sebuah pidato video bahwa pasukan Rusia telah memulai ‘Pertempuran Donbas’ setelah para pejabat senior mengatakan Moskow telah memulai serangan ofensif baru di sebagian besar sisi timur Ukraina.
 
“Sebagian besar dari seluruh tentara Rusia sekarang fokus pada serangan ini,” kata Zelensky, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa 19 April 2022.
 
“Tidak peduli berapa banyak tentara Rusia yang mereka kirim ke sana, kami akan berperang. Kami akan membela diri,” tegasnya.
 
Sebelumnya, pejabat tinggi keamanan Ukraina, Oleksiy Danilov mengatakan, bahwa pada Senin pagi pasukan Rusia berusaha menerobos pertahanan Ukraina "di hampir seluruh garis depan wilayah Donetsk, Luhansk dan Kharkiv."
 
Kepala staf Zelensky, Andriy Yermak, menyebutnya "fase kedua perang" dan meyakinkan Ukraina bahwa pasukan mereka dapat menahan serangan.
 
"Percayalah pada tentara kami, mereka sangat kuat," katanya.
 
Sedangkan Gubernur Lviv Maksym Kozytskyy mengatakan, laporan awal menunjukkan ada empat serangan di sana, tiga di gudang yang tidak digunakan oleh militer dan satu lagi di stasiun layanan mobil.
 
"Itu adalah serangan biadab di sebuah stasiun layanan, itu adalah fasilitas yang sepenuhnya sipil," katanya dalam konferensi pers.
 
Wali Kota Lviv, Andriy Sadoviy mengatakan, orang termuda yang tewas adalah 30 tahun. Ledakan itu juga melukai 11 orang dan memecahkan kaca jendela sebuah hotel yang menampung para pengungsi dari tempat lain di negara itu, tambahnya.
 
"Tujuh orang yang damai memiliki rencana untuk hidup, tetapi hari ini hidup mereka berhenti," katanya.
 
Didorong kembali oleh perlawanan Ukraina di utara, Moskow telah memfokuskan kembali serangan daratnya di dua provinsi timur yang dikenal sebagai Donbas, sambil meluncurkan serangan jarak jauh ke target lain termasuk ibu kota, Kiev.
 
Gubernur regional Kharkiv mengatakan, pihak berwenang melanjutkan evakuasi orang-orang dari dua daerah di mana mereka memperkirakan pertempuran akan terjadi.
 
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan telah mencapai ratusan sasaran militer di Ukraina semalam. Dikatakan rudal yang diluncurkan dari udara telah menghancurkan 16 fasilitas militer di wilayah Kharkiv, Zaporizhzhia, Donetsk dan Dnipropetrovsk dan di pelabuhan Mykolayiv, yang berada di selatan dan timur Ukraina.
 
Mereka menambahkan bahwa angkatan udara Rusia telah melancarkan serangan terhadap 108 daerah di mana pasukan Ukraina terkonsentrasi dan artileri Rusia menyerang 315 sasaran militer Ukraina.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif