Presiden AS Joe Biden saat berbicara di Gedung Putih pada Senin, 17 Mei 2021. (Anna Moneymaker / Getty / AFP)
Presiden AS Joe Biden saat berbicara di Gedung Putih pada Senin, 17 Mei 2021. (Anna Moneymaker / Getty / AFP)

Biden Dukung Upaya Gencatan Senjata antara Israel dan Hamas

Internasional Amerika Serikat Palestina israel palestina Gaza Israel joe biden hamas Benjamin Netanyahu
Willy Haryono • 18 Mei 2021 07:03
Washington: Dalam sambungan telepon dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden "mengekspresikan dukungannya terhadap prospek gencatan senjata" antara Israel dan kelompok Hamas di Jalur Gaza. Biden juga menyampaikan bahwa AS tengah berkoordinasi dengan Mesir dan beberapa mitra lainnya dalam mewujudkan hal tersebut.
 
Dilansir dari laman CNN pada Selasa, 18 Mei 2021, ini merupakan kali pertama Gedung Putih secara resmi menggunakan kata "gencatan senjata" terkait ketegangan Palestina-Israel.
 
Namun pemerintahan Biden dinilai sebagian Partai Demokrat kurang menggunakan kata-kata yang lebih tegas dalam upaya menghentikan aksi kekerasan. Gedung Putih hanya menekankan bahwa pihaknya tengah mencari solusi diplomatik tanpa secara eksplisit meminta Israel untuk menghentikan serangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang pejabat senior di pemerintahan AS mengatakan kepada CNN bahwa Biden belum secara eksplisit menyerukan gencatan senjata.
 
Ini merupakan kali ketiga Biden berbicara dengan Netanyahu dalam kurun waktu enam hari terakhir. Intensitas sambungan telepon ini memperlihatkan kekhawatiran mendalam AS atas konflik yang semakin berkembang.
 
Senin kemarin, Biden menekankan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri. Namun ia juga "mendorong Israel untuk melakukan segala upaya dalam memastikan perlindungan masyarakat sipil."
 
"Keduanya juga mendiskusikan kemajuan operasi Israel dalam melawan Hamas dan grup lainnya di Gaza," ujar Gedung Putih,
 
Jen Psaki, juru bicara Gedung Putih, mengatakan bahwa tidak semua aspek dari percakapan Biden-Netanyahu dirilis ke publik. Menurutnya, hal tersebut tidaklah bersifat "konstruktif."
 
Ia hanya menekankan bahwa AS sedang menjalankan diplomasi "senyap dan intensif" dalam upaya menghentikan aksi kekerasan antara Israel dan Hamas.
 
Baca:  Korban Tewas Serangan Israel di Gaza Hampir Sentuh 200
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif