Menlu Inggris Dominic Raab. (AFP)
Menlu Inggris Dominic Raab. (AFP)

Menlu Inggris Berduka atas Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182

Internasional Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182 Sriwijaya Air Indonesia
Willy Haryono • 11 Januari 2021 12:37
London: Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengaku sedih saat mendengar mengenai tragedi jatuhnya pesawat maskapai Sriwijaya Air. Pesawat Boeing tipe 737-500 itu jatuh di perairan Pulau Seribu pada Sabtu petang kemarin.
 
"Saya merasa sangat sedih saat mendengar mengenai kecelakaan pesawat Sriwijaya Air di Indonesia," tulis Menlu Raab via Twitter pada Minggu malam waktu setempat, 10 Januari 2021.
 
"Ucapan belasungkawa saya sampaikan kepada keluarga serta kerabat korban. Saya juga turut mendukung mereka semua agar dapat melewati masa-masa sulit seperti saat ini," sambungnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Raab adalah satu dari sejumlah tokoh dunia yang mengucapkan duka cita atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin sudah terlebih dahulu menyampaikan ucapan duka.
 
Total 62 orang berada di pesawat SJ-182, yang terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru. Tujuh anak-anak dan tiga bayi termasuk dari total 50 penumpang.
 
"Tolong terima ucapan belasungkawa kami atas kematian penumpang dan kru pesawat yang jatuh di dekat pesisir Jawa," ungkap Putin dalam keterangan yang diunggah ke situs Kremlin.
 
Negeri Jiran Malaysia juga telah menyampaikan ucapan duka. Melalui Menlu Hishammuddin Hussein, Malaysia berharap keluarga dan kerabat korban "dapat tabah menghadapi ujian berat ini."
 
Sebelum Malaysia, Turki dan Pakistan telah menyampaikan ungkapan senada. "Kami merasa sedih saat mengetahui sebuah pesawat yang terbang dari Jakarta ke kota Pontianak jatuh tak lama usai lepas landas, dan berujung pada tewasnya lebih dari 60 orang," ucap Kemenlu Turki.
 
Tragedi SJ-182
 
Pesawat Sriwijaya Air bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu petang. Kontak mulai hilang saat pesawat mulai menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13.000 kaki.
 
Menurut keterangan situs Flightradar24, pesawat SJ-182 kehilangan ketinggian dengan sangat cepat, tak lama usai bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
 
Petugas gabungan telah menemukan sejumlah serpihan badan pesawat, potongan tubuh manusia, dan beberapa barang lainnya di sekitar lokasi jatuhnya pesawat di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.
 
Saat ini petugas sedang fokus mencari kotak hitam atau blackbox untuk mengungkap penyebab jatuhnya SJ-182.
 
Baca:  Basarnas Fokuskan Pencarian Sriwijaya SJ-182 di Bawah Laut
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif