Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Novavax Uji Vaksin Covid-19 Pada Tahap Akhir

Internasional Virus Korona vaksin covid-19
Fajar Nugraha • 25 September 2020 11:56
Washington: Perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Novavax mengatakan, pihaknya sedang memulai tahap ketiga dan terakhir dari uji klinis untuk vaksin covid-19 potensial.
 
Pengumuman pada Kamis 24 September 2020 itu menyebutkan uji coba akan dilakukan di Inggris dan bertujuan untuk mendaftarkan 10.000 sukarelawan antara berusia 18 hingga 84 tahun. Para relawan tidak diharuskan dengan dan tanpa kondisi yang mendasarinya, selama empat hingga enam minggu ke depan.
 
"Dengan tingkat tinggi penularan SARS-CoV-2 yang diamati dan diharapkan terus berlanjut di Inggris, kami optimis bahwa uji klinis Fase tiga yang penting ini akan berjalan dengan cepat dan memberikan pandangan jangka pendek tentang kemanjuran NVX-CoV2373," kata Presiden Penelitian dan Pengembangan Novavax, Gregory Glenn, seperti dikutip AFP, Jumat 25 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini adalah kandidat vaksin covid-19 ke-11 yang mencapai tahap fase tiga secara global. Perusahaan telah diberikan USD1,6 miliar oleh Pemerintah AS untuk mengembangkan dan mendanai obat tersebut. Rencananya, relawan akan diberikan dua suntikan intramuskuler.
 
Perusahaan yang berbasis di Maryland menggunakan sel serangga untuk menumbuhkan potongan protein lonjakan virus yang disintesis. Vaksin ini diharapkan akan membangkitkan respons kekebalan manusia yang kuat.
 
“Vaksin juga menggunakan ‘adjuvan’, suatu senyawa yang meningkatkan produksi antibodi penetral,” imbuh Glenn.
 
Novavax mengatakan, obat yang berbentuk cairan ini bisa disimpan pada suhu dua hingga delapan derajat Celcius.
 
Pada musim semi, perusahaan tersebut mengatakan telah membuktikan keefektifan vaksin flu musiman yang dikembangkannya menggunakan teknologi yang sama.

Covid-19 India melonjak

Inggris bukan saja rekanan Novavax dalam mengembangkan vaksin ini. India juga menjadi negara yang terkena imbas covid-19 parah dan sepakat untuk pengembangan dan komersialisasi vaksin.
 
India seperti halnya negara lain, membutuhkan vaksin covid-19. Saat ini kasus virus korona India melonjak menjadi 5,82 juta setelah mencatat 86.052 infeksi baru dalam 24 jam terakhir. Data itu diperolah dari Kementerian Kesehatan India pada Jumat 25 September.
 
“Sebanyak 1.141 orang meninggal karena covid-19 dalam 24 jam terakhir. Menjadikan kematian menjadi 92.290, yang relatif rendah 1,6 persen dari semua kasus,” kata kementerian.
 
Secara global, India memiliki jumlah kasus virus korona tertinggi kedua, di belakang Amerika Serikat di mana infeksi mencapai 7 juta pada Kamis.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif