Demonstrasi warga AS menentang hasil keputusan hakim atas dua polisi pembunuh Breonna Taylor. Foto: AFP
Demonstrasi warga AS menentang hasil keputusan hakim atas dua polisi pembunuh Breonna Taylor. Foto: AFP

Bunuh Perempuan Kulit Hitam AS, Dua Polisi Dibebaskan

Internasional amerika serikat penembakan as
Marcheilla Ariesta • 24 September 2020 17:19
Kentucky: Dewan juri memutuskan dua polisi yang ikut dalam penggerebekan di rumah Breonna Taylor, tidak dituntut. Breonna Taylor merupakan perempuan kulit hitam yang tewas ditembak oleh polisi di apartemennya.
 
Menurut Jaksa Agung Kentucky, Daniel Cameron, dua dari tiga polisi yang menggerebek apartemen Taylor tidak bersalah. Pasalnya, menggunakan kekerasan selama penggerebekan itu bisa dibenarkan.
 
Sementara itu, seorang petugas dinyatakan bersalah dan didakwa tiga tuduhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ia melakukan kejahatan tingkat rendah karena peluru yang dia tembakkan ke apartemen tetangga Taylor," tutur Cameron, dilansir dari AFP, Kamis, 24 September 2020.
 
Benjamin Crump, seorang pengacara hak-hak sipil terkemuka yang mewakili keluarga Taylor, mengecam hasil penyelidikan juri agung, dengan mengatakan "keterlaluan" bahwa tidak satu pun dari tiga petugas yang terlibat dalam penggerebekan itu dituduh secara pidana menyebabkan kematian Taylor.
 
Akibat keputusan tersebut, para pengunjuk rasa turun ke jalanan menuntut keadilan bagi Taylor. Mereka berbaris berjam-jam di kota terbesar Kentucky, dan bentrok dengan polisi yang dilengkapi perlengkapan anti huru-hara.
 
Demonstrasi berlangsung pada malam sebelumnya yang bertentangan dengan jam malam yang ditetapkan pukul 9 malam. Sebagian besar demonstran tetap damai sampai beberapa tembakan terdengar di tengah bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi bersenjata berat, yang membuat demonstran berlarian untuk berlindung.
 
Seorang wartawan Reuters di tempat kejadian mendengar tembakan meletus dari kerumunan beberapa saat setelah polisi menembakkan semprotan merica dan menembakkan peluru asap ke pengunjuk rasa.

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif