Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)

PBB Sebut Pandemi Covid-19 Krisis Ganda Bagi Warga Miskin

Internasional kemiskinan pbb Virus Korona
Willy Haryono • 18 Oktober 2020 10:03
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyerukan komunitas global untuk lebih peduli dan memperlihatkan solidaritas terhadap mereka yang hidup dalam kemiskinan. Solidaritas dinilai sangat diperlukan, terutama saat warga miskin di banyak negara semakin menderita di tengah pandemi virus korona (covid-19).
 
"Di Hari Pemberantasan Kemiskinan Internasional, mari kita perlihatkan solidaritas terhadap warga miskin, dalam melewati pandemi covid-19 saat ini dan masa-masa seterusnya," kata Guterres.
 
"Pandemi covid-19 merupakan krisis ganda bagi orang-orang termiskin di dunia," sambungnya, dilansir dari laman Xinhua pada Minggu, 18 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guterres menyebut, warga termiskin di dunia memiliki risiko tertinggi terpapar covid-19. Mereka juga merupakan kelompok paling rentan yang hanya sedikit atau bahkan tidak mendapat layanan kesehatan.
 
Menurut estimasi PBB, pandemi covid-19 dapat membuat 115 juta orang di seluruh dunia jatuh ke jurang kemiskinan tahun ini. Jika ini terjadi, maka akan menjadi lonjakan pertama di bidang kemiskinan global dalam beberapa dekade terakhir.
 
"Perempuan berada dalam risiko tinggi, karena mereka lebih rentan kehilangan pekerjaan, dan hanya sedikit yang memiliki perlindungan sosial," ujar Guterres.
 
Karena situasi saat ini tidak biasa, sambung Guterres, maka respons yang diperlukan untuk memerangi kemiskinan harus bersifat luar biasa. "Pandemi ini membutuhkan aksi kolektif yang kuat," ungkapnya.
 
Mengulang pesan sebelumnya, Guterres mendorong negara-negara global untuk mempercepat transformasi perekonomian dengan berinvestasi di bidang pemulihan berkesinambungan yang ramah lingkungan.
 
"Kita juga membutuhkan program perlindungan sosial baru, yang dapat melindungi orang-orang yang bekerja di sektor informal," sebut Guterres.
 
Pada 1992, PBB menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Pemberantasan Kemiskinan Internasional. Tanggal tersebut diperingatai pada setiap tahunnya di seluruh dunia. Tema tahun ini adalah "Beraksi Bersama demi Mencapai Keadilan Sosial dan Lingkungan untuk Semua."
 
Baca:PBB Sebut Covid-19 Tantangan Global Terbesar Setelah PD II
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif