Salah satu korban jiwa adalah seorang pria berumur 35 tahun bernama David Santos Munoz. Dia sedang memperbaiki alat pemanas di bangunan tersebut saat ledakan terjadi.
Pihak berwenang menyebutkan setidaknya 11 orang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Salah satu dari mereka mengalami luka yang cukup parah.
Wali Kota Madrid Jose Luis Martinez-Almeida mengatakan ledakan kemungkinan disebabkan kebocoran gas. Dia menjelaskan besarnya api menyulitkan proses evakuasi.
"Kami mendengar suara yang keras. Awalnya kami tidak tahu asal suara tersebut. Kami kemudian naik ke atap dan melihat asap tebal keluar dari bangungan tersebut," ucap warga bernama Leire Reparaz, seperti dikutip the Independent, Kamis 21 Januari 2021.
Bangunan tersebut diketahui dimiliki oleh Geraha Virgen de la Paloma. Gedung itu biasanya digunakan sebagai pusat pelatihan dan distribusi bantuan untuk gelandangan.
"Kami sangat terkejut. Kami sangat takut melihat asap lebat yang keluar dari bangunan milik gereja tersebut," ucap warga lain bernama Emy Lee Frau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News