Kiev: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, 137 orang tewas dalam invasi Rusia pada Kamis, 24 Februari 2022. Tak hanya itu, 316 lainnya terluka dalam serangan ini.
Dikutip dari The Guardian, Jumat 25 Februari 2022, dalam pidatonya Zelensky mengatakan, ia berkecil hati setelah berbicara dengan para pemimpin Barat.
"Saya tidak melihat siapapun bertarung bersama Ukraina," katanya.
Korban tewas bertambah begitu banyak hanya dalam empat jam terakhir. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Ukraina, Lyashko melaporkan 57 orang tewas dan 169 terluka.
Wakil Menteri pertahanan Ukraina, secara terpisah, menyampaikan wilayah Donetsk dalam situasi serangan parah.
Baca juga: Presiden Ukraina Sebut Rusia Berupaya Kuasai PLTN Chernobyl
Zelensky menetapkan mobilisasi militer pebuh melawan invasi Rusia. Ini akan berlangsung selama 90 hari.
Militer Ukraina akan menentukan berapa banyak orang yang memenuhi syarat untuk berperang. Sementara Kabinet, akan mengalokasikan uang untuk mobilisasi.
Zelensky menegaskan, ia akan tetap berada di Kiev. Menurutnya, Rusia telah menandai dia sebagai 'target #1' dan keluargnya 'target #2'.
Sementara itu, banyak warga akhirnya berlindung di stasiun metro bawah tanah dari serangan Rusia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan