Angela Merkel mendapatkan karangan bunga dari warga Prancis. Foto: AFP
Angela Merkel mendapatkan karangan bunga dari warga Prancis. Foto: AFP

Sampaikan Perpisahan ke Kanselir Jerman, Macron: ‘Prancis Mencintaimu’

Medcom • 04 November 2021 19:04
Paris: Presiden Prancis, Emmanuel Macron menjamu Kanselir Jerman, Angela Merkel yang akan keluar untuk kunjungan perpisahan. Setelah 16 tahun berkuasa, Jerman akan dipimpin sosok baru.
 
Merkel disorak oleh banyak orang dan dianugerahi kehormatan tertinggi Prancis.
 
Dilansir dari The National News, Kamis, 4 November 2021, sebagai tanda terima kasih kepada Merkel atas kontribusinya pada hubungan Prancis-Jerman, Macron mentraktirnya mengunjungi Beaune, Prancis di wilayah penghasil anggur Bourgogne.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ditemani oleh suaminya, Joachim Sauer, Merkel disambut dengan penuh semangat saat ia dan Macron terjun ke kerumunan dan para simpatisan, berteriak, “Angela, Bravo!”
 
“'Frankreich liebt Dich' (Prancis mencintaimu), cuit Macron saat ia menyambut Merkel ke kota, sebelum resital piano dan makan malam gourmet. Ia pun akan menerima Grand Cross, penghargaan tertinggi dari Legion d'Honneur, kehormatan utama Prancis.
 
Pendahulunya, Konrad Adenauer, Willy Brandt, Helmut Kohl dan Gerhard Schroeder juga menerima penghargaan tersebut. Macron adalah presiden Prancis keempat yang dihadapi Merkel selama mandatnya, setelah Jacques Chirac, Nicolas Sarkozy, dan Francois Hollande.
 
Pasangan pemimpin ini diketahui berasal dari generasi yang kontras, memiliki gaya yang berbeda. Bahkan, terkadang bentrok di belakang layar tentang berbagai isu seperti preferensi Berlin untuk penghematan anggaran dan hasrat Macron untuk strategi pertahanan Eropa yang tidak bergantung pada AS.
 
Namun, mereka secara luas terlihat sebagai mitra yang efektif, terutama bersama-sama mempelopori paket penyelamatan Uni Eropa (UE) yang belum pernah terjadi sebelumnya. Khususnya guna membantu ekonomi yang melemah akibat pandemi covid-19.
 
Merkel, yang mengatakan, “Ia tidak akan menjalani masa jabatan lagi”, diperkirakan akan meninggalkan jabatannya dalam beberapa minggu mendatang. Utamanya setelah koalisi baru disepakati pemilihan yang dimenangkan oleh Sosial Demokrat atas partai Merkel, Demokrat Kristen (CDU) yang Merkel. (Nadya Ayu Soraya)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif