Paus Fransiskus mengatakan kematian George Floyd sangat tragis. Foto: AFP
Paus Fransiskus mengatakan kematian George Floyd sangat tragis. Foto: AFP

Paus Fransiskus Sebut Kematian George Floyd Sangat Tragis

Internasional amerika serikat Kematian George Floyd
Marcheilla Ariesta • 03 Juni 2020 18:35
Roma: Paus Fransiskus mengatakan kematian George Floyd, warga kulit hitam Amerika Serikat di tangan para perwira polisi sangat tragis. Dia berdoa untuk mereka yang kehilangan nyawanya karena tindakan rasisme.
 
Setelah delapan malam protes di seantero AS berlanjut, Paus membahas kematian Floyd dalam doa mingguan Angelus di Vatikan.
 
"Saudara-saudari terkasih di Amerika Serikat, saya telah menyaksikan dengan penuh keprihatinan keresahan sosial yang mengganggu di negara Anda dalam beberapa hari terakhir setelah kematian tragis George Floyd," kata Paus Fransiskus, dikutip dari CNN, Rabu 3 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tidak dapat mentolerir atau menutup mata terhadap rasisme dan pengucilan dalam bentuk apapun untuk mempertahankan kesucian setiap kehidupan manusia," imbuhnya.
 
Meski demikian, dia mengatakan kekerasan yang terjadi dalam demo sangat mengganggu. Menurut Paus Fransiskus, aksi kekerasan hanya menghancurkan diri sendiri.
 
"TIdak ada yang diperoleh dengan kekerasan dan begitu banyak yang hilang," imbuhnya.
 
Sangat jarang Paus menyebut nama orang tertentu dalam doanya. Namun, seorang juru bicara Vatikan menyampaikan kepada CNN bahwa doa itu adalah permohonan khusus.
 
Aksi protes yang semula damai berujung ricuh di Amerika Serikat, termasuk di depan Gedung Putih. Aksi protes bahkan sudah menyebar hingga ke berbagai belahan dunia.
 
Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon bahkan sampai menyiagakan sekitar 1.600 personel militer di wilayah ibu kota.
 
Meski personel militer tidak turun ke lapangan, kehadiran mereka di wilayah ibu kota memicu dampak psikologis terhadap para pengunjuk rasa. Sejumlah pihak menilai penyiagaan militer ini sebagai salah satu taktik untuk menakut-nakuti warga.
 

(FJR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif