Uji coba dilakukan Moskow di saat negara-negara Barat semakin khawatir akan terjadinya invasi Rusia ke Ukraina.
"Semua rudal mengenai target, mengonfirmasi keseluruhan performa mereka," kata kantor kepresidenann Rusia, dikutip dari TRT World.
"Tujuan utama dari latihan ini adalah menyempurnakan performa pasukan ofensif strategis kami, agar serangan mereka dipastikan menghantam musuh," tutur Kepala Staf Jenderal Valery Gerasimov kepada Presiden Rusia Vladiir Putin dalam sebuah pernyataan di televisi.
Putin menyaksikan uji coba rudal dari ruang pemantauan di Kremin bersama Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Gerasimov mengatakan uji coba peluncuran hari ini meliputi dua fase.
Fase pertama adalah menguji coba performa potensi persenjataan terkait. Sementara fase kedua meliputi "penggunaan senjata ofensif strategis jika Federasi Rusia perlu melancarkan serangan balasan," sebut Gerasimov.
Latihan dan uji coba hari ini melibatkan angkatan laut dari wilayah Laut Hitam dan Laut Utara Rusia, dan juga pasukan strategis Negeri Beruang Merah.
Sementara itu di waktu bersamaan, para pemimpin negara Barat sedang menggelar konferensi pertahanan Munich di Jerman. Mereka semua membahas mengenai potensi terjadinya invasi Rusia ke Ukraina.
Salah satu yang hadir adalah Wakil Presiden AS Kamala Harris, yang memperingatkan akan adanya sanksi ekonomi signifikan jika Rusia berani menginvasi Ukraina.
Baca: Harris Peringatkan 'Sanksi Ekonomi Signifikan' Jika Rusia Menginvasi Ukraina
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News