Warga AS dengan latar belakang spanduk uji covid-19. Foto: AFP
Warga AS dengan latar belakang spanduk uji covid-19. Foto: AFP

Badan Kesehatan AS Tarik Pernyataan Covid-19 Menular Melalui Udara

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Renatha Swasty • 22 September 2020 06:28
New York: Setelah mengeluarkan panduan baru bahwa virus korona (covid-19) bisa menular melalui udara, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (The Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Amerika Serikat (AS) meralat panduan yang mereka keluarkan sendiri. Pada Senin 21 September 2020, CDC menghapus peringatan panduannya tentang kemungkinan penularan virus korona di udara, dengan mengatakan bahwa draf rekomendasi itu diposting karena kesalahan.
 
Baca: CDC Sebut Covid-19 Menular Melalui udara.
 
Panduan yang sekarang ditarik, diposting di situs web badan tersebut pada Jumat 18 September 2020, merekomendasikan agar orang menggunakan pembersih udara untuk mengurangi kuman di udara di dalam ruangan untuk menghindari penyebaran penyakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"CDC saat ini memperbarui rekomendasinya mengenai transmisi udara SARS-CoV-2 (nama resmi covid-19). Setelah proses ini selesai, bahasa pembaruan akan diposting," kata badan itu, seperti dikutip AFP, Selasa 22 September 2020.
 
Menurut CDC, covid-19 dapat menyebar melalui partikel di udara yang dapat tetap tersuspensi di udara dan menyebar lebih dari 1,5 meter.
 
Saat ini, pedoman badan tersebut mengatakan bahwa virus tersebut terutama menyebar dari orang ke orang melalui tetesan pernapasan, yang dapat mendarat di mulut atau hidung orang di sekitarnya.
 
Awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pengecualian untuk komentar dari Direktur CDC, yang mengatakan masker mungkin lebih efektif daripada vaksin untuk virus korona yang dapat diluncurkan secara luas pada pertengahan 2021.
 
Hal itu mengikuti laporan New York Times bahwa panduan tentang pengujian virus korona yang diposting bulan lalu di situs CDC tidak ditulis oleh para ilmuwan agensi dan diposting atas keberatan mereka.
 
“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengubah kebijakannya tentang penularan aerosol dari virus korona,” tegas WHO.
 
“WHO masih percaya penyakit ini terutama menyebar melalui tetesan, tetapi di ruang tertutup yang padat dengan ventilasi yang tidak memadai, penularan aerosol dapat terjadi,” pungkas Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan.
 
(REN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif