Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov. (AFP)
Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov. (AFP)

Jelang Pertemuan AS dan NATO, Rusia Peringatkan Potensi Memburuknya Situasi

Willy Haryono • 10 Januari 2022 15:06
Moskow: Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengenai potensi memburuknya situasi jika keduanya gagal menarik perhatian Moskow atas jaminan keamanan.
 
Dilansir dari laman CGTN, delegasi Rusia dijadwalkan bertemu AS dan NATO dalam membicarakan isu ketegangan di perbatasan Ukraina. Pertemuan dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Senin ini, 10 Januari 2022.
 
Ketegangan terkini merupakan imbas dari penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina. AS dan NATO menuduh Rusia hendak melancarkan invasi ke Ukraina, dan Moskow berulang kali membantahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alih-alih invasi, Rusia mengaku hanya ingin meminta jaminan keamanan dari AS dan NATO. Secara spesifik, Rusia ingin agar NATO tidak memperluas pengaruh militernya ke wilayah tengah dan timur Eropa. Rusia juga meminta NATO untuk tidak menerima permintaan keanggotaan dari Ukraina.
 
AS dan NATO menolak permintaan tersebut, dan menegaskan bahwa setiap negara berhak menentukan pilihan mereka sendiri.
 
Sejauh ini, NATO tidak sedang memproses permintaan keanggotaan dari Ukraina atau negara-negara bekas pecahan Uni Soviet lainnya.
 
Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, Ryabkov mengatakan bahwa Rusia tidak berharap banyak terkait pertemuannya dengan AS dan NATO. Ia menyebut mengharapkan adanya "kemajuan" dalam pertemuan dengan tersebut merupakan sesuatu yang "naif."
 
Baca:  Rusia Tak Berharap Banyak Jelang Pertemuan dengan AS dan NATO

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif