warga Florida mengantre di salah satu TPS pada Senin, 19 Oktober, dalam pemungutan suara dini menjelang pilpres AS pada 3 November 2020. (UZCATEGUI/AFP)
warga Florida mengantre di salah satu TPS pada Senin, 19 Oktober, dalam pemungutan suara dini menjelang pilpres AS pada 3 November 2020. (UZCATEGUI/AFP)

Warga Florida Gunakan Hak Suara Lebih Awal dalam Pilpres AS

Internasional amerika serikat Virus Korona joe biden donald trump Pilpres AS 2020
Willy Haryono • 20 Oktober 2020 12:39
Florida: Warga Florida beramai-ramai menggunakan hak suara mereka lebih awal dalam pemilihan umum Amerika Serikat pada Senin, 19 Oktober. Florida merupakan salah satu negara bagian krusial yang suaranya diperebutkan petahana Donald Trump dan Joe Biden dari Partai Demokrat.
 
Menurut salah satu lembaga survei, sekitar 30 juta warga AS sudah menggunakan hak suara mereka lebih awal dari jadwal pilpres AS pada 3 November mendatang.
 
Biden telah mengerahkan pendampingnya, Kamala Harris, untuk menggalang dukungan di Florida. Di waktu bersamaan, Trump sedang berjuang menggalang dukungan di negara bagian Arizona, yang pernah ia menangkan pada 2016 namun kini lebih condong ke Demokrat berdasarkan survei nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pemilih di Florida mengantre sembari memakai masker dan juga menjaga jarak sosial (social distancing). Di tempat pemungutan suara di Miami Beach, Jackeline Maurice mengaku senang dapat berfoto dengan stiker "saya sudah memilih" usai menggunakan hak suaranya untuk Biden.
 
"Saya sudah menunggu selama empat tahun untuk memilih," ucapnya, dilansir dari laman Shine pada Selasa, 20 Oktober 2020.Maurice mengaku "optimistis namun tetap waspada" mengenai prospek kepemimpinan Biden.
 
Baca:22 Juta Warga AS Sudah Gunakan Hak Suara Sebelum Pilpres
 
Di Tucson, Trump berjanji memulihkan perekonomian yang dihantam virus korona (covid-19) ke era sebelum pandemi. Ia menyebut pilpres kali ini sebagai "pilihan antara pemulihan super Trump atau depresi Biden."
 
"Warga Amerika mulai keluar dari pandemi," seru Trump kepada lautan pendukung, yang banyak di antaranya tidak memakai masker dan mengabaikan aturan menjaga jarak sosial.
 
Pilpres AS 2020 kini dipersepsikan sebagian orang sebagai pertaruhan, apakah Trump mampu memulihkan perekonomian yang hancur dilanda covid-19, atau bahkan memperburuk situasi saat ini. Pertaruhan lainnya apakah Biden mampu memenuhi janjinya untuk menyatukan AS yang sudah begitu terpecah-belah.
 
Pertempuran menggalang suara berlangsung di delapan hingga sembilan negara bagian krusial dalam beberapa bulan terakhir. Florida merupakan "hadiah" terbesar dari pertarungan ini, dengan total 29 suara electoral college yang krusial dalam memutuskan pemenang pilpres di AS.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif