Sekjen NATO Jens Stoltenberg. (AFP )
Sekjen NATO Jens Stoltenberg. (AFP )

Sekjen NATO Jens Stoltenberg Dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian

Willy Haryono • 07 Januari 2023 17:58
Brussels: Seorang anggota parlemen Norwegia yang mewakili hak anti-imigran telah mengumumkan bahwa dirinya menominasikan rekan senegaranya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, untuk meraih Hadiah Nobel Perdamaian 2023.
 
Menurut Christian Tübring-Gedde, Stoltenberg pantas mendapatkan penghargaan atas kinerja teladannya selama masa sulit invasi Rusia ke Ukraina.
 
Mengutip dari laman Novinite, Sabtu, 7 Januari 2023, batas waktu nominasi adalah 31 Januari 2023, setelah lima anggota Komite Nobel melengkapi daftar nominasi dengan pilihan mereka sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk tahun 2022, Hadiah Nobel Perdamaian diberikan kepada aktivis Belarusia yang ditahan, Ales Bialiatski. Persidangan Bialiatski dimulai Jumat kemarin di Minsk.
 
Sebelumnya pada Februari tahun lalu, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengusulkan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah meraih nobel perdamaian. Pengajuan dilakukan untuk penghargaan 2022-2023.
 
"NU-Muhammadiyah layak menerima penghargaan hadiah nobel perdamaian pada 2022-2023," kata Muhaimin di Kompleks Parlemen.
 
Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai kedua organisasi Islam tersebut berkontribusi besar terhadap berbagai aspek kehidupan. Khususnya, perdamaian di Indonesia. 
 
Baca:  NU dan Muhammadiyah Diusulkan Raih Nobel Perdamaian
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif