Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: AFP)
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: AFP)

Maduro Usir Dubes Uni Eropa dari Venezuela

Internasional konflik venezuela venezuela
Willy Haryono • 30 Juni 2020 08:20
Caracas: Presiden Nicolas Maduro memberikan waktu 72 jam kepada Duta Besar Uni Eropa, Isabel Brilhante Pedrosa, untuk segera angkat kaki dari Venezuela. Pengusiran dilakukan usai UE mengumumkan sanksi terhadap 11 pejabat Venezuela.
 
"Berani-beraninya mereka melayangkan ancaman. Kami akan menyelesaikan masalah ini dalam 72 jam. Dia (Isabel) akan disediakan pesawat untuk pergi," ujar Maduro, dikutip dari TRT World, Selasa 30 Juni 2020.
 
Saat ini, zona udara Venezuela masih ditutup untuk penerbangan komersil karena adanya pandemi virus korona (covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hubungan antara Venezuela dan UE memburuk sejak 2017, saat Caracas menjadi negara Amerika Latin pertama yang menerima sanksi dari blok Eropa. Salah satu sanksi tersebut embargo senjata.
 
Satu dari beberapa pejabat yang dikenai sanksi UE adalah tokoh oposisi Luis Parra yang kini berada di kubu Maduro. Padahal sebelumnya, Parra adalah sekutu bagi pemimpin kubu oposisi Venezuela, Juan Guaido.
 
Guaido menggunakan posisinya sebagai kepala parlemen untuk menentang kepemimpinan Maduro pada Januari 2019.
 
Kala itu, Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden interim Venezuela, dengan menuding masa jabatan kedua Maduro tidak sah.
 
Parra tidak lagi menjadi sekutu Guaido usai dirinya terjerat skandal korupsi terkait program distribusi makanan yang dijalankan pemerintahan Maduro.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif