Indonesia akan beri bantuan kemanusiaan ke Ukraina jika situasi semakin memburuk./AFP
Indonesia akan beri bantuan kemanusiaan ke Ukraina jika situasi semakin memburuk./AFP

Situasi Kemanusiaan Memburuk, RI Pertimbangkan Beri Bantuan ke Ukraina

Marcheilla Ariesta • 28 Maret 2022 20:22
Doha: Indonesia akan mempertimbangkan langkah mengirim bantuan kemanusiaan bagi Ukraina. Bantuan diberikan jika situasi kemanusiaan di negara tersebut semakin memburuk.
 
Ukraina saat ini masih bertempur habis-habisan dengan pasukan Rusia. Situasi kemanusiaan di sana terus memburuk sejak terjadinya invasi pada 24 Februari.
 
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah bertemu Wakil Menlu Ukraina, Emine Dzhaparova dalam kunjungan ke Doha, Qatar. Keduanya membahas situasi kemanusiaan yang kian parah di Ukraina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mempertimbangkan adanya kondisi kemanusiaan yang mendesak, Indonesia akan mempertimbangkan secara positif untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Ukraina," tutur Retno dalam jumpa pers virtual, Senin, 28 Maret 2022.
 
Meski demikian, Retno tidak mengungkapkan bentuk bantuan kemanusiaan yang akan diberikan.
 
Baca juga: Dukung Resolusi PBB Terkait Ukraina, Indonesia Berikan Masukan Substansi Konstruktif
 
Ketika berpidato di Doha Forum, Retno mengatakan bahwa situasi di Ukraina saat ini menjadi pengingat bagi negara lain untuk lebih hati-hati dalam mengelola kawasan Indo-Pasifik. Ia menambahkan, konflik di Ukraina menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk berkomitmen, termasuk dengan menghormati hukum internasional secara menyeluruh.
 
"Saya tekankan, penghormatan terhadap hukum internasional termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah harus dilakukan secara konsisten, dan bukan pick and choose," tegas Retno.
 
Ia turut menyerukan suara untuk menghentikan konflik antara Ukraina dan Rusia di forum internasional. Terakhir, Indonesia menegaskan komitmen tersebut dalam Sidang Darurat Khusus Majelis Umum PBB pada Kamis pekan lalu.
 
Duta Besar Indonesia untuk PBB Arrmanatha Nasir mengatakan, Indonesia dengan konsisten menyerukan untuk segera dihentikannya perang tersebut. Indonesia menjadi satu dari 140 negara yang bergabung mendukung resolusi tersebut.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif