Linda Thomas-Greenfield pilihan Joe Biden sebagai Dubes AS untuk PBB. Foto: AFP
Linda Thomas-Greenfield pilihan Joe Biden sebagai Dubes AS untuk PBB. Foto: AFP

Senat AS Konfirmasi Perempuan Afrika-Amerika sebagai Dubes untuk PBB

Internasional joe biden Kabinet Joe Biden
M Sholahadhin Azhar • 24 Februari 2021 07:55
Washington: Senat Amerika Serikat (AS) pada Selasa 23 Februari 2021 dengan mudah mengonfirmasi dua lagi calon kabinet Joe Biden saat presiden mengisi lingkaran dalamnya. Namun ada satu pilihan lain yang tersendat pencalonannya di kabinet.
 
Linda Thomas-Greenfield, mantan diplomat karier, mendapatkan konfirmasi menjadi duta besar AS untuk PBB dengan dukungan 78 suara yang mendukung dan 20 suara lainnya menolak.
 
Perempuan Afrika-Amerika berusia 68 tahun itu telah berjanji untuk melawan pengaruh global Tiongkok mengatakan, dalam sidang konfirmasi bulan lalu bahwa "agenda otoriter" Beijing bertentangan dengan nilai-nilai PBB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Konfirmasi Senat Linda Thomas-Greenfield hari ini sebagai Perwakilan Tetap AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkuat komitmen Presiden Biden untuk memulihkan dan memperluas kepemimpinan Amerika di panggung global. Duta Besar Thomas-Greenfield adalah seorang diplomat berpengalaman, sangat berkomitmen pada nilai-nilai Amerika, dan pilihan yang tepat untuk membangun kembali posisi bangsa kita di PBB dan di tempat multilateral lainnya,” ujar Menlu AS Antony Blinken dalam pernyataan tertulis Kemenlu AS, yang diterima Medcom.id.
 
“Saya mengucapkan selamat atas konfirmasinya, dan sangat menantikan kemitraan kami dalam melayani rakyat Amerika dan kepentingan mereka,” ucapnya.
 
Senat kemudian dengan nyaman memberi lampu hijau kepada Tom Vilsack, 70, untuk menjabat Menteri Pertanian. Ini adalah jabatan yang dia pegang selama pemerintahan mantan Presiden Barack Obama.
 
Sementara calon utama Biden seperti menteri luar negeri, menteri pertahanan, dan menteri keuangan telah dikonfirmasi, kabinetnya masih tetap kurang dari setengah penuh.
 
Beberapa pilihan Biden menghadapi perlawanan, terutama Neera Tanden. Pencalonannya sebagai direktur anggaran Gedung Putih terancam di Senat yang terbagi rata.
 
Beberapa anggota senat moderat dari Partai Republik dan setidaknya satu Demokrat, Senator sentris Joe Manchin menentang konfirmasinya. Peluang untuk mendapatkan dukungan yang cukup telah meredup untuk Tanden.
 
Tetapi Biden untuk saat ini tetap berpegang pada Tanden, yang posting media sosial masa lalunya telah menargetkan kaum konservatif dan progresif.
 
"Kami akan mendorong. Kami masih berpikir masih ada peluang,” kata Biden kepada wartawan Selasa tentang Tanden, putri imigran India berusia 50 tahun, seperti dikutip AFP, Rabu 24 Februari 2021.
 
Perempuan minoritas lainnya adalah bintang progresif yang sedang naik daun Deb Haaland. Dia akan menjadi penduduk asli Amerika pertama yang bertugas di kabinet presiden jika dia dikukuhkan sebagai menteri dalam negeri.
 
Haaland, 60, mengalami interogasi keras dari Partai Republik dalam sidang konfirmasi pada Selasa, dan Manchin dilaporkan mengatakan dia tetap ragu-ragu tentangnya. Yang juga dikecam adalah Xavier Becerra, jaksa agung California yang dipilih Biden sebagai menteri kesehatan.
 
"Kami akan mempelajari kesaksian Becerra hari ini, tetapi saya merasa sulit untuk melihat bagaimana kandidat yang radikal dan tidak memenuhi syarat dapat mengambil posisi yang begitu penting pada saat kritis seperti itu, selama pandemi covid-19,” kata anggota Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell.
 
Dengan komposisi Senat terbagi 50-50, Partai Demokrat akan membutuhkan suara Wakil Presiden Kamala Harris jika terjadi seri.
 
(ADN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif