Sebuah foto memperlihatkan sosok Mikhail Gorbachev, pemimpin terakhir Uni Soviet. (Alexander NEMENOV / AFP)
Sebuah foto memperlihatkan sosok Mikhail Gorbachev, pemimpin terakhir Uni Soviet. (Alexander NEMENOV / AFP)

Dunia Kehilangan Sosok Mikhail Gorbachev

Medcom • 31 Agustus 2022 21:30
New York: Mikhail Gorbachev, yang berhasil mengakhiri Perang Dingin tanpa adanya pertumpahan darah namun gagal dalam mencegah runtuhnya Uni Soviet, tutup usia pada hari Selasa, 30 Agustus 2022 di usianya yang ke-91, menurut pernyataan petugas rumah sakit di Moskow, dilansir dari The Straits Times, Rabu, 31 Agustus 2022.
 
Berikut sejumlah reaksi dari seluruh dunia:

Presiden Rusia, Vladimir Putin

Ia menyampaikan “kedukaannya yang mendalam,” ujar juru bicara Vladimir Putin, Dmitry Peskov kepada Kantor Berita Interfax. “Besok, ia akan mengirimkan telegram belasungkawanya kepada keluarga serta temannya.”

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres

"Saya sangat sedih mengetahui meninggalnya Mikhail Gorbachev, seorang negarawan unik yang berhasil mengubah jalannya sejarah dunia. Dia melakukan (memberikan pengaruh) lebih dari orang lainnya dalam mengakhiri Perang Dingin secara damai," ujarnya.
 
"Dunia telah kehilangan pemimpin global yang menjulang tinggi, multilateral yang berkomitmen, serta pendukung perdamaian yang tak kenal lelah," tambah Guterres.

Presiden Komisi Eropa, Ursula Von Der Leyen

"Mikhail Gorbachev adalah pemimpin yang dipercaya dan dihormati. Ia memainkan peran krusial dalam mengakhiri Perang Dingin dan meruntuhkan Tirai Besi. Ia membuka jalan bagi Eropa… Legasinya merupakan satu hal yang tidak akan kami lupakan."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, James Baker III
 
"Sejarah akan mengingat Mikhail Gorbachev sebagai raksasa yang menggerakkan negaranya ke arah demokrasi. Ia memainkan peran penting dalam penyelesaian perang secara damai dengan keputusannya untuk tidak menggunakan kekuatan untuk menyatukan kekaisaran tersebut bersama… Dunia bebas akan sangat merindukannya."

Presiden Prancis, Emmanuel Macron

Macron mendeskripsikan Gorbachev sebagai “orang yang damai” dalam Twitternya pada Rabu pagi, mengatakan bahwa ia “membuka jalan kebebasan bagi Rusia. Ia berkomitmen terhadap perdamaian Eropa yang telah mengubah sejarah kita bersama.”

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson

"Saya selalu mengagumi keberanian dan integritas yang ia tunjukan dalam membawa penyelesaian Perang Dingin secara damai… Di masa agresi militer Putin di Ukraina, ia tak mengenal lelah dalam berkomitmen untuk membuka masyarakat Soviet menjadi contoh bagi kita semua."

Yayasan dan Institut Reagan

"Yayasan dan Institut Reagan berduka atas meninggalnya mantan pemimpin Soviet, Mikhail Gorbachev, seorang pria yang sempat menjadi musuh politik Ronald Reagan namun pada akhirnya menjadi teman. Pikiran serta doa kami menyertai keluarga Gorbachev serta orang-orang Rusia." (Gracia Anggellica)
 
Baca:  Perang Ukraina Bagian dari Upaya Batalkan Warisan Gorbachev
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif