Sekjen NATO Jens Stoltenberg. (Kenzo Tribouillard /AFP / Getty)
Sekjen NATO Jens Stoltenberg. (Kenzo Tribouillard /AFP / Getty)

NATO Tidak Berencana Kirim Pasukan ke Ukraina

Willy Haryono • 29 Januari 2022 14:20
Brussels: Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengatakan bahwa aliansinya tidak berencana mengirim pasukan ke Ukraina. Pernyataan disampaikan di tengah kekhawatiran akan terjadinya invasi pasukan Rusia ke Ukraina.
 
Dalam sebuah wawancara bersama kelompok Atlantic Council, Stoltenberg memperingatkan akan adanya "konsekuensi berbeda" jika Rusia menginvasi Ukraina atau negara sekutu NATO.
 
Ia menjelaskan bahwa Ukraina adalah "mitra yang sangat berharga" bagi NATO. Kendati begitu, sejauh ini NATO "tidak berencana mengerahkan pasukan tempur ke Ukraina."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari Yeni Safak, Sabtu, 29 Januari 2022, Stoltenberg mengakui bahwa beberapa anggota aliansi memiliki pandangan berbeda mengenai dukungan apa yang seharusnya mereka berikan kepada Ukraina.
 
Namun di satu sisi, Stoltenberg menegaskan bahwa NATO "100 persen sepakat" bahwa mereka akan membela wilayah NATO jika salah satu anggota diserang pihak tertentu.
 
Di saat ketegangan isu Rusia-Ukraina meningkat, NATO telah meningkatkan kehadiran pasukan udara dan laut di kawasan Baltik serta Laut Hitam. Stoltenberg mengatakan, NATO juga telah meningkatkan kesiagaan pasukan darat.
 
"Jika Rusia tidak ingin ada terlalu banyak pasukan NATO, apa yang mereka lakukan sejauh ini justru semakin memperparah situasi," tutur Stoltenberg, merujuk pada permintaan jaminan keamanan dari Moskow.
 
"Kalau mereka menggunakan kekuatan terhadap Ukraina, maka mereka akan melihat lebih banyak NATO di perbatasan," sambungnya.
 
Rabu kemarin, NATO menolak permintaan Rusia untuk menarik mundur pasukan dan persenjataan dari Eropa timur. Rusia juga meminta agar Ukraina tidak pernah diizinkan menjadi anggota NATO.
 
Mengenai kekhawatiran invasi, Rusia berulang kali membantahnya. Negeri Beruang Merah mengaku hanya sedang melakukan latihan rutin di area perbatasan.
 
Baca:  Biden Akan Kerahkan Pasukan AS ke Eropa Timur dan Negara-Negara NATO
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif