Harris menjadi perempuan pertama yang memegang jabatan wapres AS. Ia juga menjadi warga AS pertama dari etnis Afrika Amerika dan Asia Amerika yang menduduki jabatan orang nomor dua di Negeri Paman Sam.
Sementara Sotomayor yang melantik Harris adalah perempuan non-kulit putih pertama yang menjabat profesi hakim di Mahkamah Agung AS. Setelah Harris, giliran Joe Biden dilantik sebagai presiden ke-46 AS oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts.
Suami Harris, Doug Emhoff, memegang alkitab saat sang istri mengucapkan sumpah jabatannya sebagai wapres AS.
Harris, perempuan keturunan Afrika-Asia-Amerika ini menjadi harapan bagi banyak pihak. Tokoh Partai Demokrat di California lahir di Oakland, California, dari dua orangtua imigran. Ibu keturunan India dan ayah keturunan Jamaika.
Baca: Serba Pertama dari Kamala Harris
Setelah orangtuanya bercerai, Harris dibesarkan oleh ibu tunggal yang berprofesi seorang peneliti kanker dan aktivis hak-hak sipil. Dia tumbuh berdekatan dengan warisan India-nya dan mengikuti sang ibu berkunjung ke India.
Ia melanjutkan kuliah di Howard University, salah satu perguruan tinggi dan universitas kulit hitam terkemuka dalam sejarah. Kuliah di Howard University digambarkan Harris sebagai salah satu pengalaman paling formatif dalam hidupnya.
Harris mengatakan dia selalu nyaman dengan identitasnya dan hanya menggambarkan dirinya sebagai ‘rakyat Amerika.'
Setahun lalu, senator asal California itu melonjak ke jajaran kandidat capres Demokrat, bersaing dengan Biden. Nam , pada akhir 2019, Harris mengakhiri kampanyenya.
Ia kemudian menjadi pendamping Biden untuk maju di bursa pemilihan presiden dan wakil presiden AS. Keduanya pun berhasil mengalahkan Donald Trump dan Mike Pence dalam pemilu 2020..
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News