Tembok penghalau imigran di Texas, Amerika Serikat yang tidak pernah rampung. Foto: AFP
Tembok penghalau imigran di Texas, Amerika Serikat yang tidak pernah rampung. Foto: AFP

Halau Imigran Gelap Meksiko, Texas akan Bangun Tembok Pembatas

Marcheilla Ariesta • 11 Juni 2021 16:04
Texas: Gubernur Texas, Amerika Serikat (AS) Greg Abbott mengumumkan rencana wilayahnya untuk membangun tembok penghalang sendiri di sepanjang perbatasan Meksiko. Mereka juga akan menangkap imigran ilegal yang memasuki negara bagian tersebut.
 
Rencana tersebut bertujuan untuk membasmi penyeberangan perbatasan ilegal di Texas diumumkan pada KTT Keamanan Perbatasan di Del Rio. Pertemuan tersebut dihadiri penegak hukum Texas, hakim daerah, wali kota, jaksa wilayah, dan pemilik tanah.
 
Gubernur dari Partai Republik mengatakan dia akan menandatangani anggaran negara bagian yang akan mengalokasikan lebih dari USD1 miliar untuk meningkatkan keamanan perbatasan. Texas akan memperluas pembatas perbatasannya dengan rincian lebih lanjut pekan depan.

"Kami akan mulai melakukan penangkapan -,mengirim pesan kepada siapa pun yang berpikir untuk datang ke sini,- Anda tidak akan mendapatkan izin masuk gratis. Anda mendapatkan izin langsung ke sel penjara," tulis Abbott di Twitter, dikutip dari NDT, Jumat, 11 Juni 2021.
 
Tatanan baru tersebut dibangun di atas deklarasi bencana Abbott yang telah mengarahkan Departemen Keamanan Publik Texas untuk menegakkan semua undang-undang pidana federal dan negara bagian untuk pelanggaran pidana, masuk secara ilegal, penyelundupan, dan perdagangan manusia. Deklarasi bencana juga menyerukan lebih banyak ruang penjara bagi para imigran ilegal yang ditangkap.
 
Mereka juga membentuk Satuan Tugas Gubernur untuk Keamanan Perbatasan dan Dalam Negeri yang baru untuk meningkatkan keamanan perbatasan. Gugus tugas ini akan bertemu setiap dua minggu untuk membahas pembaruan di perbatasan selatan dan membuat rekomendasi tentang cara-cara untuk menghentikan krisis.
 
"Gugus tugas tersebut akan terdiri dari perwakilan dari berbagai lembaga negara," lanjut Abbott.
 
Texas dan Arizona akan meminta kesepakatan antarnegara bagian, Emergency Management Assistance Compact, di mana baik Abbott dan Gubernur Arizona Doug Ducey mencari dukungan dari negara bagian lain untuk mengirim petugas penegak hukum untuk membantu penangkapan dan pemenjaraan.
 
Kedua gubernur mengatakan, mereka juga meminta sumber daya seperti drone dan helikopter untuk membantu pemilik tanah, yang telah menderita kerusakan properti mereka karena lonjakan imigrasi ilegal.
 
Menurut Abbott, kebijakan pemerintahan Biden menyebabkan krisis kemanusiaan di perbatasan selatan dengan tingkat rekor imigran ilegal, narkoba, dan barang selundupan mengalir ke Texas.
 
"Sementara mengamankan perbatasan adalah tanggung jawab pemerintah federal, Texas tidak akan tinggal diam saat krisis ini berkembang. Negara bagian bekerja sama dengan masyarakat yang terkena dampak krisis untuk menangkap dan menahan orang-orang yang masuk ke Texas secara ilegal," tegas Abbott.
 
"Ini adalah krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan Texas merespons dengan rencana perbatasan paling kuat dan komprehensif yang pernah dilihat bangsa ini," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan