Seorang pekerja di sebuah ternak unggas. Foto: AFP
Seorang pekerja di sebuah ternak unggas. Foto: AFP

AS Umumkan Kasus Perdana Flu Burung H5 pada Manusia

Internasional Amerika Serikat flu burung penyakit menular
Marcheilla Ariesta • 29 April 2022 15:18
Colorado: Amerika Serikat (AS) mengumumkan kasus flu burung H5 pada manusia untuk pertama kalinya, Kamis, 28 April. Pusat Pengendalian dan Pencegahan (CDC) mengatakan virus itu menjangkiti seseorang di Colorado.
 
"Orang tersebut dinyatakan positif mengidap virus flu burung A(H5) dan terlibat dalam pemusnahan unggas yang diduga terjangkit flu burung H5N1," kata CDC dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP, Jumat, 29 April 2022.
 
"Kasus ini tidak mengubah penilaian risiko manusia untuk masyarakat umum, yang CDC anggap rendah," tambah badan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasien melaporkan kelelahan selama beberapa hari sebagai satu-satunya gejala dan sejak itu pulih. CDC menambahkan, orang tersebut diisolasi dan diobati dengan obat antivirus influenza oseltamivir.
 
Virus H5N1 telah ditemukan pada unggas komersial dan taman burung AS di 29 negara bagian. Virus juga ditemukan pada burung luar di 34 negara bagian sejak CDC mulai memantau penyakit di antara orang-orang yang terpapar virus pada akhir 2021.
 
"CDC telah melacak kesehatan lebih dari 2.500 orang yang terpapar burung yang terinfeksi virus H5N1 dan ini adalah satu-satunya kasus yang ditemukan hingga saat ini," ucap mereka.
 
"Orang lain yang terlibat dalam operasi pemusnahan di Colorado telah dites negatif untuk infeksi virus H5, tetapi mereka sedang diuji ulang karena sangat berhati-hati," sambung CDC.
 
Secara global, ini adalah kasus manusia kedua yang terkait dengan kelompok spesifik virus H5 ini, yang saat ini dominan. Kasus pertama dilaporkan di Inggris pada Desember 2021.
 
Pekan ini, Tiongkok telah mengonfirmasi kasus perdana flu burung H3N8 di tubuh manusia. Kendati begitu, otoritas kesehatan Tiongkok mengatakan bahwa risiko penyebaran luas H3N8 di tengah masyarakat relatif rendah.
 
H3N8 diketahui mulai bersirkulasi sejak 2002, sejak pertama kali muncul di kawanan unggas di kawasan Amerika Utara. Virus ini diketahui bisa menginfeksi kuda, anjing dan anjing laut, dan belum pernah terdeteksi di tubuh manusia sebelumnya.
 
Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok (NHC) mengatakan bahwa seorang bocah berusia empat tahun yang tinggal di provinsi Henan dinyatakan posittif H3N8. Sebelumnya, ia pernah dirawat di rumah sakit akibat demam dan gejala-gejala lainnya.
 
Keluarga bocah tersebut diketahui memelihara ayam di lingkungan rumah, dan selama ini hidup di sebuah area yang dipenuhi kawanan bebek liar. NHC mengatakan bocah yang tidak disebutkan namanya itu terinfeks langsung dari unggas. 
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif