Meriam Howitzer yang dimiliki Ukraina mendapat tambahan baru. Foto: AFP
Meriam Howitzer yang dimiliki Ukraina mendapat tambahan baru. Foto: AFP

Meriam Howitzer AS Tiba di Ukraina, Melengkapi Persenjataan Lainnya

Internasional Amerika Serikat ukraina rusia Rusia-Ukraina Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 05 Mei 2022 11:22
Washington: Sekitar 90 persen dari meriam howitzer yang dijanjikan Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina dilaporkan sudah tiba. Ini adalah bagian dari dua paket bantuan keamanan AS terakhir untuk pertempuran di Ukraina, seorang pejabat senior Pertahanan mengonfirmasi.
 
Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim untuk berbagi pembaruan tentang perang yang sedang berlangsung di Ukraina, menolak untuk mengatakan di mana dan berapa banyak howitzer yang digunakan dalam pertempuran.
 
“Kami tidak secara konsisten mencoba untuk menarik keluar setiap detail dari setiap amunisi yang masuk dan di mana itu dan bagaimana mereka menggunakannya. Fokus kami adalah membawanya ke mereka (Ukraina). Fokus mereka adalah membawanya ke pertempuran (melawan Rusia) dan menggunakannya dan itu terjadi," kata pejabat itu, seperti dikutip CNBC, Kamis 5 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua paket senjata AS terakhir untuk Ukraina telah mencakup total 90 sistem artileri howitzer. Ini adalah platform artileri berat pertama yang diketahui ditransfer dari persediaan Angkatan Darat AS dan Korps Marinir AS ke pasukan Ukraina.
 
Pentagon sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa pasukan Ukraina akan berlatih bersama pasukan AS sebelum mengoperasikan howitzer. Seiring dengan howitzer, AS telah mengirim sekitar 184.000 peluru artileri.

Jenis senjata 

Termasuk dalam paket keamanan terbaru, adalah 121 sistem udara tak berawak taktis yang dijuluki drone “Phoenix Ghost”. Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan bahwa pesawat tak berawak itu “dikembangkan dengan cepat oleh Angkatan Udara, sebagai tanggapan, khususnya untuk persyaratan Ukraina.”
 
“Ini memberikan kemampuan yang mirip dengan seri Switchblade dari sistem tak berawak, kemampuan serupa tetapi tidak tepat. Ada perbedaan lain dalam ruang lingkup kemampuan untuk Phoenix Ghosts, tetapi saya tidak akan bisa membahas lebih detail tentang kemampuan itu sekarang,” kata Kirby.
 
Selain itu AS juga telah menyerahkan ratusan kendaraan lapis baja ke pasukan Ukraina, termasuk 200 kendaraan lapis baja M113 dan 100 kendaraan roda multiguna mobilitas tinggi lapis baja.
 
Militer AS juga telah mengalokasikan setidaknya 72 kendaraan taktis untuk tujuan menarik howitzer 155mm Angkatan Darat AS dan Korps Marinir AS di sekitar medan perang.
 
Tinggi pada daftar keinginan pasukan Ukraina adalah senjata anti-armor portabel Javelin. Hingga saat ini, AS telah mentransfer hampir 6.000 Javelin, yang diproduksi bersama oleh raksasa pertahanan Lockheed Martin dan Raytheon, kepada pemerintah Ukraina.
 
Selain itu, AS telah mengirimkan hampir 2.000 sistem rudal anti-pesawat Stinger ke Ukraina, 6.000 sistem anti-armor portabel AT-4 serta sistem roket berpemandu laser lainnya.
 
AS telah setuju untuk mengirim setidaknya 11 helikopter militer Mi-17 Rusia yang pernah dijadwalkan untuk bergabung dengan armada militer Afghanistan sebelum Taliban mengambil alih negara itu.
 
Pentagon telah mengirim hampir 40 juta butir amunisi senjata ringan dan lebih dari 5.000 senapan, 1.000 pistol, 400 senapan mesin dan 400 senapan ke Ukraina.
 
AS juga telah mendedikasikan lebih dari 1 juta granat, mortir, dan peluru artileri. Hingga saat ini, AS telah mengirim lebih dari 30.000 set pelindung tubuh dan helm ke pasukan Ukraina, menurut angka yang diberikan oleh Pentagon.
 
Selain itu, AS juga telah melengkapi pasukan Ukraina dengan perangkat penglihatan malam, sistem citra termal, dan bentuk optik militer lainnya.
 
Pemerintahan Presiden Joe Biden juga memasukkan pasokan medis serta peralatan yang digunakan untuk membantu evakuasi pertempuran. Selain itu, ratusan peralatan pelindung kimia, biologi, radiologi, dan nuklir juga telah meninggalkan persediaan AS untuk Ukraina.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif