Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha. (Kemenlu RI)
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha. (Kemenlu RI)

Kemenlu Tanggapi Serius Laporan WNI Tewas di Penahanan Imigrasi Sabah

Marcheilla Ariesta • 28 Juni 2022 15:56
Sabah: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mempelajari sebuah laporan dari Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) yang berjudul 'Seperti di Neraka: Kondisi di Pusat Tahanan Imigrasi di Sabah, Malaysia.' Laporan tersebut menyebutkan adanya pekerja migran Indonesia (PMI) yang mendapat penganiayaan di rumah tahanan imigrasi Sabah.
 
"Kementerian Luar Negeri menghargai KBMB dalam upaya ikut melindungi WNI di luar negeri," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, Selasa, 28 Juni 2022.
 
"Kami memandang serius laporan tersebut dengan segera menindaklanjutinya kepada otoritas dan pihak-pihak terkait," sambungnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Judha mengatakan Kemenlu RI telah menghubungi KBMB untuk memperoleh data rinci mengenai PMI yang dinyatakan meninggal di rumah tahanan imigrasi di Sabah, serta data para deportan yang mengalami penganiayaan selama berada di Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Sabah.
 
Ia menjelaskan bahwa seluruh data tersebut akan ditelusuri dan dimintakan penjelasan dari otoritas di Malaysia. "Pemerintah juga akan melakukan langkah tindak lanjut secara bilateral jika data ini terkonfirmasi," ucap Judha.
 
"Perwakilan RI di Sabah, yaitu KJRI Kota Kinabalu dan KRI Tawau, akan bertemu Pengarah Jabatan Imigresen Negeri Sabah pada hari ini," tutur dia.
 
Pertemuan, kata Judha, dimaksudkan untuk meminta keterangan dan kejelasan atas temuan KBMB. Ini merupakan upaya Pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI/PMI di wilayah Sabah.
 
Baca:  Koalisi Sipil Gelar Aksi di Kedubes Malaysia Tuntut Keadilan untuk Adelina

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif