Aktivitas warga di tengah pandemi covid-19 di New Rochelle, New York, AS. (Foto: AFP)
Aktivitas warga di tengah pandemi covid-19 di New Rochelle, New York, AS. (Foto: AFP)

Masa Terburuk Krisis Covid-19 di New York Telah Terlewati

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 14 April 2020 11:33
New York: Gubernur New York Andrew Cuomo mendeklarasikan bahwa "masa-masa terburuk" penyebaran virus korona (covid-19) di wilayahnya sudah berakhir. Deklarasi disampaikan meski angka kematian akibat covid-19 di negara bagian New York telah melampaui 10 ribu.
 
Cuomo mengatakan angka rata-rata infeksi harian dan pasien yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) terus menurun dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, hal itu memperlihatkan tren penurunan penyebaran covid-19 di New York.
 
"Saya meyakini kita dapat memulai jalan menuju kehidupan normal," kata Cuomo kepada awak media. Namun, ia mengingatkan wabah covid-19 di New York dapat kembali memburuk jika langkah-langkah pembatasan pergerakan waktu terlalu cepat dicabut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Negara bagian New York mencatat 671 kematian sepanjang Senin kemarin, yang menjadikan totalnya saat ini mencapai 10.056. Untuk level nasional, angka kematian akibat covid-19 di AS mencapai 23.628 per hari ini, Selasa 14 April 2020.
 
Angka 671 merupakan yang terendah di New York sejak 5 April. Angka tertinggi sebelum itu tercatat pada Kamis pekan kemarin, yakni 799.
 
"Masa terburuk telah terlewati, tapi kita harus tetap pintar menyikapinya," ungkap Cuomo. Ia mengaku akan berbicara dengan sejumlah gubernur lain untuk mendiskusikan wacana melonggarkan beberapa aturan.
 
Ia mengatakan pelonggaran dapat meliputi pemberian izin bekerja kepada mereka yang bekerja di beberapa sektor esensial. Namun di waktu bersamaan, Cuomo masih tetap memberlakukan aturan ketat sembari meningkatkan jumlah tes covid-19.
 
"Semua hal harus dijaga dengan seimbang," sebut Cuomo. "Jangan dibayangkan sesederhana menekan tombol, dan tiba-tiba semua orang boleh keluar dari rumah dan bekerja seperti biasa," lanjutnya.
 
"Kita harus melakukannya dengan hati-hati, perlahan-lahan, dan juga pintar," sebut Cuomo.
 
Meski tren penurunan kasus terjadi di New York, Cuomo meminta 19,5 juta warganya untuk tetap berada di dalam rumah dan juga menerapkan menjaga jarak sosial (social distancing).
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif