Antrean warga Inggris untuk melihat peti Ratu Elizabeth II./AFP
Antrean warga Inggris untuk melihat peti Ratu Elizabeth II./AFP

Keluar dari Antrean Pelayat Ratu Elizabeth II, Pria Ini Didakwa UU Ketertiban Umum

Marcheilla Ariesta • 18 September 2022 20:48
London: Seorang pria di Inggris didakwa dengan pelanggaran ketertiban umum setelah dirinya keluar dari antrean pelayat dan mendekati peti jenazah Ratu Elizabeth II. Pria itu diidentifikasi sebagai Muhammad Khan dari Tower Hamlets di London timur. Khan didakwa melanggar Undang-Undang Ketertiban Umum.
 
"Muhammad Khan, 28, dari Barleycorn Way, Tower Hamlets, didakwa pada hari Sabtu, 17 September, dengan pelanggaran pasal 4A Undang-Undang Ketertiban Umum," kata pernyataan Kepolisian Metropolitan London, dilansir dari BBC, Minggu, 18 September 2022.
 
"Ia akan hadir di Pengadilan Westminster Magistrates pada Senin, 19 September," sambung mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tayangan video streaming dari Westminster Hall terputus ketika insiden itu terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Jumat lalu. Khan merupakan orang kedua yang didakwa melakukan pelanggaran saat berada di antrean pelayat Ratu Elizabeth II.
 
Sebelumnya pada Rabu lalu, seorang pria berusia 19 tahun yang diidentifikasi sebagai Adio Adeshine, didakwa pasal kriminal usai membuka bajunya sendiri dan "mengganggu" para pelayat yang sedang mengantre di Victoria Tower Gardens.
 
Adeshine didakwa dengan dua tuduhan pelecehan seksual dan dua tuduhan melanggar perintah pencegahan bahaya seksual. Ia itu akan hadir di Pengadilan Southwark Crown pada 14 Oktober.
 
Pemerintah Inggris menyerukan orang-orang untuk tidak memaksakan diri untuk untuk bergabung dalam antrean peti jenazah Ratu Elizabeth II. Namun warga tetap berdatangan, dan antrean panjang pun terjadi dengan waktu antre hingga 24 jam lebih.
 
Baca juga: Kepada Pelayat, Pangeran William Sebut Anjing Ratu Dirawat dengan Baik
 
Puluhan ribu orang telah memberikan penghormatan di hadapan peti jenazah Ratu Elizabeth II secara tenang dan khusyuk. Mereka rela mengantre selama berjam-jam dalam gelap dan dingin untuk memberi penghormatan terakhir kepada pemimpin monarki terlama di Inggris.
 
Kematian Ratu Elizabeth II pada 8 September lalu di peristirahatan musim panasnya di dataran tinggi Skotlandia telah memicu luapan emosi di seantero negeri. Putra tertuanya, Charles, naik takhta menjadi Raja Charles III.
 
Setelah disemayamkan sejak Rabu lalu di Westminster Hall, Ratu Elizabeth II akan dimakamkan di Westminster Abbey pada Senin besok.
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif