Seorang pria berjalan di area pesisir Denmark yang juga terkena imbas Badai Malik, 29 Januari 2022. (Henning Bagger / Ritzau Scanpix / AFP)
Seorang pria berjalan di area pesisir Denmark yang juga terkena imbas Badai Malik, 29 Januari 2022. (Henning Bagger / Ritzau Scanpix / AFP)

Badai Malik Terjang Britania Raya, 2 Orang Tewas Tertimpa Pohon

Marcheilla Ariesta • 30 Januari 2022 14:22
Staffordshire: Seorang bocah berusia sembilan tahun dan perempuan 60 tahun tewas terkena imbas terjangan Badai Malik di Britania Raya. Keduanya mengembuskan napas terakhir usai tertimpa pohon tumbang di tengah badai.
 
Bocah yang tak disebutkan namanya itu, bersama satu pria lainnya, tertimpa pohon saat keduanya sedang berdiri di salah satu sudut wilayah Winnothdale, Staffordshire pada Sabtu kemarin. Sang bocah dinyatakan tewas, sementara satu pria lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Royal Stoke University.
 
Korban tewas, perempuan 60 tahun, tertimpa pohon tumbang di Aberdeen, Skotlandia. Pohon tersebut tumbang usai diterjang embusan angin dengan kecepatan mencapai lebih dari 160 kilometer per jam.
Selain menumbangkan pepohonan, Badai Malik juga memutus aliran listrik di 130 ribu rumah serta tempat usaha di Inggris. Aktivitas perjalanan masyarakat juga terganggu akibat terjangan badai ini.
 
Belum usai Badai Malik, Inggris kembali diancam satu badai lainnya, yakni Corrie. Angin kencang, salju dan hujan deras yang dibawa Badai Corrie diprediksi tiba dalam beberapa jam ke depan di Negeri Ratu Elizabeth.
 
"Ini persis seperti terakhir kali (terjadinya badai besar di Inggris). Tidak ada listrik, pemanas, air panas, dan tidak ada sinyal seluler di desa kami," kata seorang warga, Steward Sexton, 58 di Alnwick.
 
"Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kondisinya sangat buruk di sini. Akankah kami dibiarkan 10 hari tanpa pemanas, air atau sinyal seluler?" tanya dia, dilansir dari Sky News, Minggu, 30 Januari 2022.
 
Jaringan Listrik Skotlandia dan Selatan (SSEN) mengatakan, 52.300 rumah dan bisnis telah kehilangan listrik di tengah terjangan badai. Beberapa area paling berdampak di antaranya adalah Aberdeenshire, Angus, Perthshire, dan Moray Coast.
 
Hingga Minggu siang pukul 11.00 waktu setempat, baru sekitar 3.800 rumah yang sudah menerima kembali aliran listrik. Sementara sisanya masih mengalami pemadaman akibat kerusakan signifikan pada jaringan kelistrikan Skotlandia.
 
SP Energy Networks, perusahaan yang bertanggung jawab untuk transmisi listrik di Skotlandia tengah dan selatan, mengimbau seluruh pelanggannya untuk selalu berhati-hati, terutama di area-area yang mengalami pemadaman listrik.
 
Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon mendeskripsikan Badai Malik sebagai bencana "parah." Ia memprediksi sejumlah pelanggan SSEN mungkin akan kehilangan aliran listrik sepanjang akhir pekan ini.
 
Baca:  3 Orang Tewas dalam Terjangan Badai Arwen di Britania Raya
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif