Kurt Campbell ditunjuk Joe Biden sebagai pemangku kebijakan AS untuk Asia. Foto: AFP.
Kurt Campbell ditunjuk Joe Biden sebagai pemangku kebijakan AS untuk Asia. Foto: AFP.

Arsitek 'Poros Asia' AS Ditunjuk Biden untuk Hadapi Tiongkok

Internasional amerika serikat tiongkok as-tiongkok
Marcheilla Ariesta • 14 Januari 2021 20:42
Washington: Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden memilih Kurt Campbell sebagai pemangku kebijakan untuk Asia. Campbell merupakan veteran pemerintahan Barack Obama.
 
Juru bicara transisi Biden mengatakan, tugas Campbell nantinya adalah membantu mengatur kebijakan AS untuk Asia, termasuk hubungan dengan Tiongkok.
 
Campbell, diplomat tertinggi AS untuk Asia di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama, dianggap sebagai arsitek dari strategi 'poros ke Asia' AS. Ia juga menjadi penyeimbang kembali sumber daya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya dapat memastikan Kurt (Campbell) akan menjadi koordinator untuk Indo-Pasifik di NSC," tutur jubir transisi, mengacu pada Dewan Keaman Nasional Gedung Putih.
 
Dilansir dari Nikkei, Kamis, 14 Januari 2021, sejak meninggalkan pemerintahan, Campbell, 63, menjalankan konsultasi Kelompok Asia dan menjadi penasihat kampanye Biden. Ia merupakan salah satu pendiri lembaga think-tank Center for a New American Security.
 
Lewat buku The Pivot, Campbell menguraikan pendekatannya ke Tiongkok. Ia menganjurkan penguatan aliansi yang ada dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara seperti India dan Indonesia dalam menghadapi kebangkitan Tiongkok.
 
Ia mendukung beberapa pendekatan sulit terhadap Tiongkok yang diadopsi pemerintahan Presiden Donald Trump. Bahkan memuji beberapa kesepakatan Trump yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Korea Utara.
 
Namun, ia juga mengkritik Trump karena gagal terlibat secara memadai dengan kawasan secara keseluruhan. Trump juga dianggap merusak hubungan dengan sekutu utama di kawasan, seperti Jepang dan Korea Selatan.
 
Tantangan Campbell ke depan adalah menemukan cara untuk mengkalibrasi ulang hubungan Washington dengan Beijing yang terpecah selama pemerintahan Trump.
 
Baca juga: Biden Diminta Membantu Pulihkan Demokrasi Turki
 

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif