Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan lakukan pertemuan dengan pemimpin G7 pada Minggu 8 Mei 2022. Foto: AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan lakukan pertemuan dengan pemimpin G7 pada Minggu 8 Mei 2022. Foto: AFP

Pemimpin G7-Presiden Ukraina Akan Adakan Pertemuan Bahas Sanksi ke Rusia

Internasional ukraina g7 rusia Volodymyr Zelensky Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 07 Mei 2022 12:14
Washington: Para pemimpin Kelompok Tujuh (G7) akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Minggu 8 Mei 2022. Kepastian diberikan setelah Presiden AS Joe Biden awal pekan ini mengatakan mereka akan membahas kemungkinan tindakan tambahan dalam menanggapi invasi Rusia ke Ukraina.
 
Pembicaraan akan fokus pada perkembangan terakhir perang, upaya untuk mendukung Ukraina dan cara-cara untuk menunjukkan "kelanjutan persatuan G7 dalam tanggapan kolektif kita, termasuk dengan membebankan biaya besar untuk perang Putin", kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Senin.
 
“Para pemimpin negara-negara G7, yang meliputi Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Kanada, dan Italia, akan mengadakan pertemuan virtual mereka dengan Zelensky pada Minggu pagi,” tambah juru bicara itu, seperti dikutip The Straits Times, Sabtu 7 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


AS dan sekutunya sebelumnya telah bersatu dalam sejumlah sanksi besar yang menargetkan bank, pejabat, dan entitas Rusia lainnya yang bertujuan menghukum Moskow atas tindakannya, termasuk dugaan kejahatan perang. Rusia mencirikan invasinya sebagai operasi khusus untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" Ukraina.
 
Pada Rabu, Biden mengatakan dia berencana untuk membahas kemungkinan tindakan tambahan terhadap Moskow untuk melanjutkan dan mengintensifkan perang di negara tetangga Ukraina. Biden menambahkan bahwa Amerika Serikat selalu terbuka untuk lebih banyak sanksi.
 
"Saya akan berbicara dengan anggota G7 minggu ini tentang apa yang akan kami lakukan atau tidak," ucapnya kepada wartawan minggu ini, setelah Uni Eropa mengusulkan sanksi terberatnya terhadap Rusia, termasuk embargo minyak bertahap.
 
Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada Rabu menolak untuk meninjau tindakan spesifik apa pun. Tetapi dirinya mengatakan, Amerika Serikat terus berdiskusi dan dapat bertindak lebih jauh untuk menekan Moskow.
 
Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang akan berpartisipasi dalam panggilan tersebut, juga dijadwalkan memberikan pidato yang disiarkan televisi kepada rakyat Jerman pada Minggu 8 Mei.
 
“Tanggal tersebut menandai peringatan berakhirnya Perang Dunia II dan memiliki arti khusus tahun ini mengingat Ukraina dan Rusia -,keduanya korban Nazi Jerman,- sekarang berperang,” pungkas juru bicara pemerintah Jerman.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif