Presiden AS Joe Biden (tengah) berjalan bersama Kanselir Jerman Olaf Schols (kanan) dan istrinya, Britta Ernst di pembukaan KTT G7 di Kastil Elmau, Jerman, 26 Juni 2022. (LUKAS BARTH / POOL / AFP)
Presiden AS Joe Biden (tengah) berjalan bersama Kanselir Jerman Olaf Schols (kanan) dan istrinya, Britta Ernst di pembukaan KTT G7 di Kastil Elmau, Jerman, 26 Juni 2022. (LUKAS BARTH / POOL / AFP)

KTT G7 Dimulai dengan Pengumuman Sanksi terhadap Emas dan Minyak Rusia

Willy Haryono • 26 Juni 2022 16:22
Krun: Para pemimpin G7 memulai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mereka di Jerman, Minggu, 26 Juni 2022, dengan mengumumkan rencana sanksi terhadap emas dan minyak Rusia untuk memastikan lonjakan harga global saat ini tidak menguntungkan perekonomian Moskow.
 
Dialog antar negara G7 -- Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Amerika Serikat (AS), Kanada dan Jepang -- di sebuah kastil di Bavarian Alps akan didominasi isu invasi Rusia ke Ukraina, yang sejauh ini telah memasuki bulan kelima.
 
Di balik jabatan tangan dan keamanan ketat para pemimpin G7, terdapat perbedaan pendapat di antar mereka mengenai seberapa keras sanksi yang harus diberikan kepada Rusia atas aksinya di Ukraina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski secara umum ada pandangan bahwa sanksi terhadap Rusia harus diperberat seiring berlanjutnya invasi, ada juga anggapan bahwa kebijakan tersebut belum mencapai hasil yang diinginkan.
 
Presiden AS Joe Biden mewacanakan batasan harga terhadap minyak Rusia untuk memperkuat sanksi dan menghindari situasi di mana Kremlin menerima lebih banyak uang dari sektor bahan bakar.
 
Sejumlah diplomat Amerika menyarankan bahwa hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan sanksi kepada kapal tanker jika minyak yang mereka jual melebihi batas harga teratas.
 
"AS sedang mencari cara untuk meminimalisasi dampak lonjakan harga minyak dan profit yang didapat (Presiden Rusia Vladimir) Putin dari harga tersebut," kata juru bicara keamanan nasional John Kirby, dikutip dari The National.
 
Beberapa negara Eropa mengaku bersedia mendiskusikan ide tersebut, namun khawatir hal tersebut dapat memicu kembali perdebatan seputar sanksi yang sempat menguji persatuan Barat atas isu perang di Ukraina.
 
Uni Eropa (UE), yang juga hadir dalam KTT G7, menyepakati ide embargo minyak bulan lalu. Namun kesepakatan itu baru tercapai setelah menyerah kepada tuntutan Hongaria bahwa minyak yang disalurkan dari pipa harus menjadi pengecualiam.
 
Sejumlah sumber di Jerman, negara tuan rumah KTT G7 2022 di resor Schloss Elmau, mengatakan bahwa diskusi tahun ini akan membahas bagaimana wacana pembatasan harga minyak dapat diberlakukan.
 
Kanselir Jerman Olaf Scholz menyarankan bahwa hal ini sebaiknya dilakukan lebih banyak negara di luar G7 karena hal tersebut adalah "sesuatu yang hanya bisa berfungsi dengan baik jika dilakukan semua pihak."
 
Empat anggota G7 -- Inggris, AS, Jepang dan Kanada -- telah mengumumkan embargo emas Rusia. Inggris mengatakan embargo ini dapat menghentikan para oligarki yang bersahabat dengan Rusia untuk membeli emas dalam upaya menghindari sanksi.
 
"Kita perlu mengurangi pendanaan rezim Putin. Inggris dan mitra-mitra kami sedang melakukan hal itu," tutur Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
 
Menurut beberapa data bea cukai, ekspor emas menyumbang sekitar USD15,5 miliar per tahun kepada perekonomian Rusia.
 
Baca:  Hadiri G7, Presiden Serukan Perdamaian di Ukraina
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif