Warga Peru melakukan uji coba covid-19. Foto: AFP
Warga Peru melakukan uji coba covid-19. Foto: AFP

Peru Menghadapi Gelombang Keempat Covid-19

Fajar Nugraha • 27 Juni 2022 15:16
New York: Pemerintah Peru pada Minggu 26 Juni 2022 menyatakan bahwa gelombang keempat infeksi covid-19 mulai melanda negara itu. Peru memiliki salah satu tingkat kematian tertinggi akibat virus tersebut di dunia.
 
"Kami saat ini berada dalam gelombang keempat, karena kami telah melihat peningkatan kasus di berbagai provinsi di negara kami, seperti Junin, Arequipa, Cusco dan ibu kota," kata Menteri Kesehatan Jorge Lopez kepada penyiar lokal radio RPP, seperti dikutip AFP, Senin 27 Juni 2022
 
Menurut angka resmi, infeksi meningkat dari 1.800 per minggu pada awal bulan menjadi lebih dari 11.000 pada minggu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peningkatan tersebut sejauh ini belum menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam rawat inap atau kematian.
 
Setidaknya 65 persen dari populasi negara yang memenuhi syarat telah menerima tiga dosis vaksin covid-19, dengan lebih dari 80 persen telah menerima setidaknya dua dosis. Mereka yang berusia di atas 40 tahun berhak menerima dosis keempat.
 
Peru mengalami gelombang ketiga pandemi antara akhir 2021 dan Februari 2022, dengan puncak hampir 50.000 infeksi per hari rata-rata pada minggu ketiga Januari.
 
Saat ini ada 833 pasien rawat inap dengan covid-19 di negara itu, turun dari rekor 15.547 pada Maret 2021.
 
Menurut Johns Hopkins University, negara berpenduduk 33 juta orang itu Peru telah mencatat lebih dari 213.000 kematian akibat virus korona sejak pandemi dimulai.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif