Saat ditemukan, pria itu mengaku telah terjatuh dari tembok perbatasan.
Petugas pemadam dengan cepat memberikan pertolongan darurat, dan kemudian melarikannya ke Yuma Regional Medical Center. CPB melaporkan, pria Meksiko itu dinyatakan meninggal enam hari setelah kejadian.
"Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban," ujar pernyataan resmi dari CBP, dilansir dari laman New York Post, Senin 3 Agustus 2020.
Hingga saat ini, otoritas AS maupun Meksiko tidak mengungkapkan identitas pria tersebut.
Maret lalu, seorang ibu hamil asal Guatemala, Mirian Stephany Giron Luna, juga meninggal akibat terjatuh saat memanjat tembok perbatasan di dekat El Paso, Texas.
Giron Luna diyakini sedang hamil delapan bulan saat insiden terjadi. Petugas kesehatan tidak mampu menyelamatkan bayi di dalam kandungan korban.
Percobaan melintasi perbatasan AS dari beberapa negara terjadi dari waktu ke waktu. Sebagian besar dari mereka ingin mencapai Negeri Paman Sam untuk mencari kehidupan baru dan masa depan yang lebih cerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News