Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Foto: AFP
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Foto: AFP

Presiden AS Sambut Baik Gencatan Senjata Jihad Islam dan Israel

Fajar Nugraha • 08 Agustus 2022 19:06
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyambut baik gencatan senjata antara Israel dan gerilyawan Jihad Islam yang bertujuan untuk mengakhiri hari-hari konflik mematikan di Gaza. Biden mendesak semua pihak untuk menerapkan gencatan senjata sepenuhnya.
 
Presiden Biden mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Washington telah bekerja dengan para pejabat dari negara Yahudi, Otoritas Palestina dan berbagai negara di kawasan itu untuk "mendorong penyelesaian konflik yang cepat" selama tiga hari sebelumnya.
 
"Kami juga meminta semua pihak untuk sepenuhnya menerapkan gencatan senjata, dan untuk memastikan pasokan bahan bakar dan kemanusiaan mengalir ke Gaza saat pertempuran mereda," tambah Biden, seperti dikutip AFP, Senin 8 Agustus 2022.
 
Baca: Jihad Islam dan Israel Deklarasikan Gencatan Senjata di Gaza.

Presiden juga menyesalkan cedera dan kematian warga sipil di Gaza, tetapi tidak merinci siapa yang bertanggung jawab. Kekerasan tersebut telah menewaskan sedikitnya 44 warga Palestina, termasuk 15 anak-anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Laporan korban sipil di Gaza adalah sebuah tragedi, baik oleh serangan Israel terhadap posisi Jihad Islam atau puluhan roket Jihad Islam yang dilaporkan jatuh di Gaza," tegas Biden.
 
Sejak Jumat, Israel telah melakukan pengeboman udara dan artileri berat terhadap posisi Jihad Islam di Gaza. Pihak Jihad Islam menembakkan ratusan roket sebagai pembalasan.
 
Bangunan di Gaza telah menjadi puing-puing, sementara orang Israel terpaksa berlindung dari rentetan roket.
 
“Seperti yang saya jelaskan selama perjalanan saya baru-baru ini ke Israel dan Tepi Barat, orang Israel dan Palestina sama-sama layak untuk hidup dengan aman dan terlindungi serta menikmati ukuran kebebasan, kemakmuran, dan demokrasi yang sama,” pungkas Biden, yang melakukan perjalanan ke wilayah tersebut bulan lalu.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif