Amerika Serikat nyatakan akan menerima vaksin covid-19 sebelum Natal. Foto: AFP
Amerika Serikat nyatakan akan menerima vaksin covid-19 sebelum Natal. Foto: AFP

Menkes AS: Dua Vaksin Covid-19 Tersedia Dua Minggu Mendatang

Internasional Virus Korona covid-19 vaksin covid-19 Pfizer
Fajar Nugraha • 01 Desember 2020 06:19
Washington: Menteri Kesehatan Amerika Serikat (AS) Alex Azar menegaskan dua vaksin pertama untuk melawan covid-19 dapat tersedia untuk orang Amerika sebelum Natal. Ini ditegaskan setelah Moderna menjadi pembuat vaksin kedua yang kemungkinan akan menerima otorisasi darurat AS.
 
“Penasihat independen Food and Drug Administration (FDA) akan bertemu pada 10 Desember untuk mempertimbangkan otorisasi vaksin covid-19 dari Pfizer. Vaksin itu dapat disetujui dan dikirim dalam beberapa hari, dengan Moderna menyusul satu minggu mengikuti,” kata Azar kepada program CBS This Morning, seperti dikutip AFP, Selasa 1 Desember 2020.
 
"Jadi kami bisa perkirakan kedua vaksin ini keluar dan masuk ke tubuh warga sebelum Natal," sebut Azar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Azar menambahkan pemerintah federal akan mengirimkan vaksin melalui sistem distribusi vaksin normal. Para gubernur negara bagian menentukan ke mana vaksin akan diberikan terlebih dahulu.
 
"Mereka akan menentukan kelompok mana yang akan diprioritaskan. Saya berharap ilmu pengetahuan dan buktinya cukup jelas sehingga gubernur kita mengikuti rekomendasi yang akan kita buat kepada mereka," imbuh Azar.
 
Dia mengatakan dia dan Wakil Presiden Mike Pence berbicara dengan semua gubernur negara itu pada Senin untuk membahas vaksin dan kelompok orang mana yang harus diprioritaskan untuk mendapatkannya terlebih dahulu.

Otorisasi Moderna

Perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS) Moderna mengatakan, akan segera meminta regulator Amerika Serikat dan Eropa untuk mengizinkan penggunaan darurat vaksin virus korona (covid-19). Permintaan tersebut dikirimkan Senin 30 November 2020.
 
"Moderna hari ini berencana untuk meminta Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA) dari Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA)," kata Moderna dalam semua pernyataan, dilansir dari Al Jazeera.
 
Mereka mengatakan juga akan mengajukan izin pemasaran bersyarat dengan Agensi Medis Eropa (EMA). "Beberapa kandidat vaksin harus berhasil agar dunia dapat membasmi pandemi, yang tengah meningkat di Amerika Serikat dan Eropa," tegas pihak Moderna.
 
Permintaan ini disampaikan setelah hasil studi baru mengonfirmasi suntikan tersebut menawarkan perlindungan kuat. Dengan demikian, 'perlombaan' vaksinasi terbatas karena pandemi virus korona yang semakin memburuk, akan dimulai.
 
Sebelumnya, vaksin Pfizer dan BioNTech sudah terlebih dulu meminta penggunaan darurat setelah dilaporkan 95 persen efektif. Sementara perusahaan Inggris, AstraZeneca akan segera menyusul.

 
(SUR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif