Seorang warga melintas di lokasi tes covid-19 New York, Amerika Serikat. Foto: AFP
Seorang warga melintas di lokasi tes covid-19 New York, Amerika Serikat. Foto: AFP

Studi: Masa Penularan Omicron Sama dengan Varian-varian Sebelumnya

Medcom • 10 Maret 2022 07:07
Washington: Sebuah penelitian menunjukkan pasien covid-19 varian Omicron dapat menularkan SARS-CoV-2 untuk jangka waktu yang sama seperti varian-varian sebelumnya.
 
Sebanyak 56 sampel darah pasien baru covid-19 diambil untuk penelitian ini, di mana 37 di antaranya terkena varian Delta, sementara 19 lain varian Omicron. Semuanya mengalami gejala ringan, seperti flu, dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit. 
 
Dari seluruh sampel tersebut, baik varian Delta atau Omicron, divaksinasi atau tidak, masing-masing “melepaskan virus aktif, rata-rata sekitar enam hari setelah gejala (dimulai), dan sekitar satu di antara empat orang melepaskan virus aktif selama lebih dari delapan hari,” ucap Dr. Amy Barczak dari Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston yang ikut menulis laporan unggahan medRxiv sebelum peninjauan lebih lanjut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Meski belum diketahui secara pasti berapa banyak virus yang diperlukan untuk menyebarkan penyakit ini ke orang lain, data menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi covid-19 ringan rata-rata dapat menularkan (covid-19) selama enam hari, dan terkadang lebih lama,” kata Barczak.
 
“Keputusan terkait isolasi dan pemakaian masker patut mempertimbangkan informasi semacam ini, terlepas dari varian atau status vaksinasi,” imbuhnya.
 
Di sisi lain, sebuah obat yang untuk mengobati penyakit pembuluh darah, angioedema, disebut menjanjikan untuk dimanfaatkan dalam pengobatan untuk covid-19 dalam percobaan laboratorium.
 
“Secara mengejutkan, icatibant secara efektif mengurangi lebih dari 90 persen jumlah besar virus dan melindungi sel saluran napas manusia yang dikultur dari kematian sel akibat Sars-CoV-2,” pungkas Dr. Adam Chaker dari Universitas Teknik Munchen (TUM), yang timnya melaporkan temuan penelitian pada Sabtu, 5 Maret 2022 di Journal Of Molecular Medicine. (Kaylina Ivani)
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif